Harlah, NU Maroko Ziarahi Makam Syekh Ibnu Ajibah

Tanger, Warga NU Maroko menggelar rangkaian acara peringatan hari lahir (Harlah) ke-92 NU yang jatuh pada bulan Rajab ini. Kegiatan berpusat di kota Tanger dan diawali dengan berziarah ke makam ulama Syekh Ibnu Ajibah yang berada di wilayah Gimmiche, sekitar 30 kilometer ke timur dari  kota Tanger, Maroko.

Syekh Ibnu Ajibah adalah seorang ulama besar pada abad ke-18. Selain sebagai seorang sufi, ia juga terkenal sebagai seorang penulis yang tekun. Buah pemikirannya hingga saat ini masih dinikmati oleh para pelajar dan menjadi rujukan warga setempat.

Durrotul Yatimah, panitia penyelanggara dari Pengurus Cabang Istmewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Maroko, mengatakan, kota Tanger dipilih sebagai pusat peringatan Harlah kali ini lantaran memiliki jejak sejarah bagi NU di negara bermadzhab Maliki ini. Hal ini sekaligus menjadi momen napak tilas, mengingat pada 17 September 2011, KH Maimun Zubair meresmikan berdirinya PCINU Maroko di kota tersebut.

“Sebenarnya rangkaian acara Harlah ini beragam, Senin lalu (11/5) kami adakan seminar tentang ekonomi syariah di KBRI  Rabat, lantas ziarah wali Ibnu Ajibah pada Jumat pagi (15/05),  disusul dengan diskusi pada sorenya dan ditutup ceramah isra mi’raj malam harinya,” tuturnya, Jumat.

Diskusi yang digelar usai ziarah itu diisi dengan refleksi harlah NU yang dipandu oleh Sekretaris PCINU Maroko Fairuz Ainun Naim. Diskusi ini difokuskan pada perenungan kembali atas apa yang sudah dicapai NU di usianya yang sekarang, dan apa yang mesti dicapai NU di masa depan.

“Di sini anak-anak muda NU Maroko diharap mampu memberikan kontribusi positif karena mereka nanti yang akan menerima estafet kepengurusan NU,” ujar Durrotul Yatimah.

Diskusi berlangsung hangat karena antusiasme peserta dalam mengungkapkan kegelisahan-kegelisahan mereka selama ini mengenai NU. Disepakati bahwa model kaderisasi yang cocok untuk massa NU adalah kaderisasi yang sifatnya kultural dan tidak menekankan pada militansi seperti yang dipilih oleh kebanyakan ormas.

Setelah jeda makan malam, kemudian dilanjutkan dengan ceramah memperingati Isra Miraj oleh Katib Syuriah PCINU Maroko Rifqi Maula dengan mengetengahkan topik kesabaran Nabi. Di akhir ceramahnya, tak lupa lulusan institut talim Atiq Imam Nafi Tanger ini memompa kembali semangat para kader yang lebih muda untuk terus belajar dan berkarya. (Red: Mahbib)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: