Inayah Wahid: Teater Ajarkan Toleransi dengan Sesama

Kudus, Putri bungsu KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Inayah Wulandari menghadiri acara festival  teater Pelajar 2015 di Gor Bulutangkis Djarum Kaliputu Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (21/11). Dalam acara itu, Inayah didaulat menjadi  juri final festival yang diselenggarakan Teater Djarum selama dua hari Sabtu-Ahad (21-22/11).

Saat ditemui , Inayah mengatakan dirinya sangat mengapresiasi kegiatan teater di lingkungan pelajar. Menurutnya, teater adalah kegiatan bagus yang mengajarkan toleransi, empati, memberikan penghormatan, dan penghargaan kepada orang lain.
 
“Teater sebagai media bagus sekali untuk mengampanyekan toleransi, kita tidak main hakim sendiri dan akan bisa menghargai sesama,” ujarnya.
 
Dikatakan, Indonesia sangat membutuhkan generasi masa depan yang memahami akan toleransi. Dengan bermain teater, meraka akan memainkan peran tokoh-tokoh  di luar komunitasnya  yang ketika sampai pada titik puncaknya akan memahami toleransi dengan baik.
 
“Dalam konteks kekinian toleransi menjadi urgen dan harus dikenalkan sejak dini kepada anak-anak. Salah satu media bagus ya teater. Karena kalau sudah main teater, kita tidak akan mempertanyakan latar belakang,  semua akan kerja sama,” tandas putri Gus Dur yang biasa disapa Inayah Wahid ini.
 
Ia menuturkan dirinya sangat merasakan manfaatnya aktif di dunia teater pada waktu masih sekolah Menengah Atas (SMA). Ditegaskan, teater mampu menjadi sarana penyaluran ekspresi dan kreasi bagi pelajar.
 
“Melalui teater, anak-anak punya penyaluran yang positif. Mereka pulang sekolah tidak berbuat aneh-aneh, langsung bermain teater,” imbuhnya.

Selain menjadi juri, Inayah Wahid juga menjadi pemateri Workshop teater yang menjadi rangkaian acara Fesetival tersebut. Siang harinya, Inayah dijadwalkan bertemu dengan kader-kader NU dalam acara silaturahim di aula Kantor NU Jalan Pramuka Nomor 20 Kudus.
 
Sementara itu,  final festival teater Pelajar ini, menampilkan 3 kelompok teater tingkat SMP diantaranya, Teater satu atap SMP 3 Kudus, Teater Temperatur SMP 1 Mejobo dan Teater PR Mts NU Nahdlatul Athfal. Sedangkan tingkat SMA, 7 kelompok teater yang lolos di final adalah Teater Stif MANU Ibtidaul Falah Dawe, Teater X-Miffa SMKNU Miftahul Falah Dawe, Teater Patas SMA I Bae, Teater Kahanan SMA 1 Mejobo, Studi One SMA ! Kudus, Teater Ganesha SMA 2 Kudus dan teater Apotek SMK Duta Karya Kudus. (Qomarul Adib/Mahbib)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: