Ini Harapan PW IPNU Jatim di Kongres XVIII IPNU

Surabaya, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) sebentar lagi akan menyelenggarakan Kongres XVIII di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Jawa Tengah, 4-8 Desember 2015. Dalam perhelatan akbar tersebut akan menentukan Ketua Umum IPNU tiga tahun ke depan.

Menghadapi momen tersebut Haikal Atiq Zamzami, Ketua PW IPNU Jawa Timur, berharap saat pelaksanaan Kongres nanti, tidak ada yang namanya money politic atau politik uang. Harapan itu tidak hanya untuk calon ketua umum tetapi juga semua peserta agar tidak tergiur dengan iming-iming uang. Ia berpendapat, jika praktik seperti itu tetap dilakukan maka akan mencederai Organisasi.

“Jangan sampai ada praktik money politic saat kongres besok, setidaknya kita ingat bahwa IPNU adalah wadah orang yang bagi para pelajar yang berpendidikan, semua orang tahu politik uang itu tindakan negatif, setidaknya sebagai orang terpelajar bisa memberikan contoh kepada khalayak bagaimana berpolitik yang benar,” jelas Haikal saat ditemui di Kantor PW IPNU Jatim di jalan Masjid Al Akbar Timur No 9 Surabaya.

Saat disinggung soal calon Ketum, Haikal akan memilih kandidat yang benar-benar kaderisasinya tuntas dan bersih dari politik uang. “Tentunya, calon yang menjadi kriteria IPNU Jatim adalah mereka yang kaderisasinya tuntas dari bawah, tidak hanya sekedar janji melainkan bukti dan terakhir tidak politik uang,” tegasnya.

Di tempat berbeda, Choirul Mu’minin, Sekretaris PW IPNU Jawa Timur mengatakan, nasib organisasi pelajar terbesar di Indonesia ini ditentukan pada Kongres XVIII mendatang. 

“Kongres besok harus sukses, masa depan IPNU selama tiga tahun ke depan akan ditentukan dalam waktu lima hari, oleh karena itu ketepatan memilih ketua sangat menentukan arah dan kebijakan pelajar di Indonesia,” jelas Mantan Ketua PC IPNU Sidoarjo tersebut.

Seperti diketahui, hingga saat ini ada empat calon Ketua Umum yaitu Muhammad Nahdy (Sekjend PP IPNU), Imam Fadlli (Mantan Ketua PW IPNU Jawa Timur), Asep Irfan Mujahid (IPNU Jawa Barat), dan Muhammad Said (Ketua PW IPNU DKI Jakarta). (Rof Maulana/Fathoni)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: