IPNU-IPPNU Zainul Hasan Genggong Kembali Rekrut Kader

Probolinggo,
Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Institut Zainul Hasan (Inzah) Genggong kelurahan Semampir kecamatan Kraksaan Probolinggo mengelar Masa Kesetiaan Anggota (Makesta), Kamis dan Jum’at (1-2/10). Rekrutmen kader baru ini melibatkan 50 peserta di aula Kantor PCNU Kota Kraksaan jalan KH Abdurrahman Wahid, Sidomukti, Kraksaan.

Hadir dalam Makesta ini Rektor Inzah Abdul Aziz Wahab, Ketua PCNU Kota Kraksaan H Nasrullah A Suja’i, Ketua IPNU Kota Kraksaan Masrur Ghazali, Ketua IPPNU Kota Kraksaan Nur Indah Muktamaroh, Ketua IPNU Inzah Shohiduddin dan Ketua IPPNU Inzah Annisa’.

Wakil Ketua IPNU Inzah Rifqi Maulana mengungkapkan, makesta ini bertujuan untuk merekrut kader baru yang akan melengkapi kepengurusan PKPT Inzah Genggong. Sehingga, mereka bisa belajar dan berjuang bersama-sama untuk bertaqwa dan berkhidmat membesarkan organisasi dalam satu ikatan IPNU-IPPNU.

“Melalui kegiatan ini kami berharap nantinya mampu mengenalkan organisasi NU lebih dalam kepada para mahasiswa. Sehingga lebih memantapkan pemahaman kepada aqidah Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja),” ungkap Rifqi.

Hal senada diungkapkan Annisa’. Menurutnya, makesta ini merupakan pintu awal untuk mengetahui NU secara mendalam dan tujuannya sebagai kader NU yang benar-benar berkualitas yang nantinya mampu menjadi estafet pengurus di organisasi NU.

”Selain mencetak kader muda NU yang militan yang mampu berorganisasi dengan baik, harapan ke depan semoga pemuda kembali ke tuntunannya Ahlussunnah Wal Jamaah dan amaliah-amaliah ulama NU,” katanya.

Sementara Masrur mengatakan, makesta merupakan salah satu upaya IPNU-IPPNU untuk dapat ikut serta dalam pembangunan karakter generasi muda bangsa, apalagi melihat kondisi saat ini di mana sudah banyak paham-paham baru di luar NU yang sudah mulai menyerang generasi muda NU.

Dalam makesta ini, para mahasiswa baru dibekali dengan berbagai materi seperti ke-IPNUan dan ke-IPPNUan, keorganisasian, kepemimpinan, ke-NUan dan ke-Aswajaan. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: