ISIS Tak Sama dengan Arab

Jombang, NU Online
“Jangan pernah percaya pada media Barat. Mereka meggambarkan ISIS itu Arab. Padahal beda jauh antara ISIS dan ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad Saw. Dan jangan pernah percaya dengan ISIS dan ajaran-ajarannya,”

Demikian disampaikan oleh Dr. Abdul Mun’im Ustwan dengan menggunakan bahasa Arab yang kemudian diterjemahkan oleh Ust. Zainul Arif. Pernyataan tersebut dilontarkan dalam acara forum ulama internasional yang digelar di sela-sela acara Muktamar ke-33 NU di Institut Agama Islam Bani Fattah (IAIBAFA) Jombang, Ahad siang (02/08). Sementara itu, Dr. Zouhair el-Jaid mengungkapkan bahwa yang terjadi di dunia Arab hari ini karena masih adanya salah satu negara Arab yang belum merdeka, yaitu Palestina. Dan perlu adanya perjuangan untuk memerdekakan negara Arab yang belum merdeka tersebut. 

“Yang membuat Islam distigma terus menerus dan dikaitkan dengan kegiatan terorisme adalah orang Barat sendiri. Orang Barat ingin menghadang laju perkembangan Islam di dunia Barat. Jangan sampai orang Barat memeluk Islam semua. Karena fakta membuktikan bahwa agama yang perkembangannya paling pesat di dunia Barat adalah agama Islam,” ujar Dr Zouhir el-Jaid dihadapan para peserta forum. 

Acara yang digelar atas kerja sama PCINU, Sahifa, Cahaya Sufi, LTN NU Jatim dan IAIBAFA tersebut dihadiri oleh ratusan santri dan PCI NU.

Setidaknya ada sepuluh ulama dan ilmuwan dari luar negeri yang menjadi pembicara dalam acara tersebut. Di antaranya adalah ulama dari Libanon, Arab Saudi, Australia, Palestina. Usai acara, terjadi penandatanganan MuU kesepakatan antara Global University Beirut Libanon dan IABAFA. MoU Kesepakatan tersebut adalah kerja sama di bidang pendidikan. Global University akan memberikan beasiswa kepada santri-santi IAIBAFA dan begitu pun sebaliknya. (Nur Rokhim/Mukafi Niam). 

Sumber: NU Online

%d bloggers like this:
:)