Istighotsah, Sarana Mendekatkan Pemerintah dengan Rakyatnya

Pringsewu, Jum’at malam (30/10), Pemerintah Desa Ambarawa Barat, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, Lampung menggelar Istighotsah dan Pengajian dalam rangka Tahun Baru Hijriyah 1437 H di Balai Desa setempat. Acara tahunan ini lebih dikenal masyarakat dengan istilah Suran yang merupakan sarana bagi masyarakat desa untuk berdo’a bersama supaya masyarakat desa setempat selalu dalam lindungan Allah SWT dan dijauhkan dari segala bala’.

Ustadz A Jazuli, Dewan Penasehat PAC GP Ansor Ambarawa, memimpin acara Istighotsah tersebut didampingi oleh Ustadz M Ismail, Pengasuh Pesantren Mambaul Hisan Ambarawa Barat. Acara ini dihadiri oleh Camat Ambarawa, aparat Pemerintah Desa dan ratusan masyarakat setempat.

“Saya sangat mengapresiasi acara seperti ini dan perlu dicontoh oleh desa-desa lain di kecamatan Ambarawa, melalui acara seperti ini akan menjadikan pemerintah lebih dekat dengan masyarakatnya dan bisa berbaur menjadi satu,” kata Camat Ambarawa, Hipni, SE.

Hipni berpesan, jangan sampai di wilayah kecamatan Ambarawa ini ada keributan dan hal-hal yang tidak baik. Mari menjaga kerukunan, gotong royon, keamanan dan ketentraman desa secara bersama-sama.

Setelah Istighotsah, acara diteruskan dengan tausiyah oleh KH M Thohari dari Ambarawa. Dalam tausiyahnya, Kiai Thohari berpesan agar seluruh masyarakat mau peduli dengan desanya, karena urusan desa bukan hanya urusan pemerintah desa saja.

Menyikapi tentang musim kemarau yang saat ini melanda bangsa, berpesan agar semua bertaubat kepada Allah SWT, memohon ampun dan berdo’a semoga Allah lekas menurunkan hujan-Nya.

“Mau tidak mau, kita harus ikhlas menerimanya dan kita jadikan musim kemarau yang panjang ini sebagai peringatan dari-Nya. Hal ini terjadi juga karena ulah manusia yang rakus dan tidak mau peduli dengan alam sekitarnya,” jelasnya. (Henudin/Fathoni)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: