Jelang Pemulikada, Bahtsul Masail NU Demak Ingatkan Khittah NU

Demak, Pemilukada serentak menjadikan perhatian serius pengurus NU dari semua tingkatan. Satu sisi ingin menjadikan tokoh-tokoh NU bisa tampil dan memimpin daerahnya masing masing demi kepentingan umat. Sisi lain organisasi NU harus netral dari kepentingan politik praktis. Namun disini pengurus dan warga NU harus tetap menggunakan hak pilihanya untuk menentukan pemimpinnya.

“Saya mengharap para kiai yang hadir untuk bersikap dalam menghadapi pilkada ini sekaligus menyosialisasikan hasil muktamar kepada warga nahdliyin mengenai mengenai Khittah NU, jangan sampai mereka golput,” demikian disampaikan Rois Syuriyah NU Demak KH Alawy Mas’udi dalam forum bahtsul Masail Diniyyah NU Demak putaran ke 8 di masjid Hidayatus Salam kampung Sandangan Wonosalam Demak Jateng, Ahad (6/9).

Dalam kesempatan itu, rois syuriyah juga berpesan kepada pengurus dalam konteks pemilukada untuk tidak membawa organisasi NU secara struktural dalam mendukung salah satu pasangan calon. Namun personal pengurus diperbolehkan mendukung salah satu pasangan calon tanpa embel-embel organisasi yang melekat.

“Kami mewanti-wanti panjenengan semua dalam pemilukada ini jangan ada yang membawa bendera NU dalam mendukung calon bupati-wakil bupati Demak,” tandas Kiai Alawy.

Bahtsul masail diniyyah putaran ke 8 yang diselenggarakan PCNU Demak ini selain di hadiri rois syuriyah juga dihadiri jajaran syuriyah Cabang, juga dihadiri pengurus tanfidziyah, lembaga, banom, pengurus MWCNU serta pengurus Ranting se-kecamatan Wonosalam. (A Shiddiq Sugiarto/Fathoni)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this:
:)