JPNU Tegal Raya Desak Sistem Ahwa Diterapkan

Tegal, NU Online  
Jaringan Pemuda Nahdlatul Ulama Tegal Raya mendesak para kiai menerapkan sistem pemilihan ahlul halli wal aqdy (AHWA) atau sistem perwakilan untuk musyawarah mufakat saat menentukan Rais ‘Aam pada Muktamar ke-33 NU di Jombang nanti. 

Ketua Dewan Presidium JPNU Tegal Raya Didi Permana mengatkaan, hal tersebut penting diterapkan untuk menghindari masuknya pengaruh luar dalam menentukan pemimpin tertinggi di NU.

“Kami memohon kepada para kiai sepuh untuk menerapkan sistem “ahlul halli wal aqdi” (AHWA) saat Muktamar ke-33 NU di Jombang nanti,” desak  dalam konferensi pers usai buka puasa bersama di café dan restoran feli’s, utara alun-alun kota Tegal, Sabtu (27/6).  

Alasan lain, lanjut Didi, untuk menghindari kesan adu domba antarulama, menghindari kampanye hitam para pendukung, menghindari politik uang yang merusak moral. “Utamanya, menjaga marwah ulama,” tutur Didi yang juga Ketua PC GP Ansor Kabupaten Tegal. 

Dalam pandangan JPNU Tegal Raya, sistem Ahwa sangat tepat. Apalagi sudah digunakan sejak muktamar pertama hingga Muktamar 1984. Legalitasnya, justru sangat tinggi dibandingkan dengan sistem voting. “Kami rindu penerapan tradisi NU yang indah itu diujudkan kembali,” paparnya. 

“Sistem ini, secara tradisi akan menunjuk beberapa kiai sepuh untuk bermusyawarah dan menentukan sendiri siapa di antara mereka yang akan didapuk menjadi Rois Aam,” terang Didi.

Pernyataan sikap JPNU Tegal Raya ditandatangani oleh 9 orang pemuda perwakilan dari Kota Tegal dan Kabupaten Tegal. Antara lain Didi Permana selaku Ketua Presidium dari PC GP Ansor Kab Tegal, Imam Haromain (Ketua PC Ansor Kota Tegal), Arif Hidayat (Ketua PMII Tegal).

Penanda tangan selanjutnya adalah Ade Dian Nur Iskurniasih (Ketua PC Fatayat Kota Tegal), Hj Alfiah (Ketua PC Fatayat Kab Tegal), Aditio Prasetio (Ketua IPNU Kab Tegal), Zahrudin (Ketua IPNU Kota Tegal), Suci Priatin (Ketua PC IPPNU Kota Tegal) dan Nurul Latifah (Ketua IPPNU Kab Tegal). 

Pernyataan sikap tersebut akan disampaikan pada PBNU sebagai bentuk support kesuksesan Muktamar ke-33 NU yang akan dilaksanakan pada 1-5 Agustus 2015 di Jombang, Jawa Timur. (wasdiun/abdullah alawi)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: