Kabinet Syafi’iyyah KMNU IPB Resmi Dikukuhkan

Bogor,
Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama Institut Pertanian Bogor (KMNU IPB) mengadakan Isti’laul Qudrah Pengurus Kabinet Syafi’iyyah masa bakti 2015-2016. Isti’laul Qudrah pengurus ini bertujuan untuk lebih memantapkan jajaran pengurus baru sekaligus pengukuhan agar siap mengabdikan diri di KMNU IPB.

Kegiatan dengan tema “Memaknai kembali Nilai-nilai ke-KMNU-an untuk meningkatkan eksistensi KMNU IPB” ini dilaksanakan dalam dua sesi acara. Acara pertama dilaksanakan pada hari Kamis (24/12) bertempat di RK.AGB 202b Departemen Agribisnis Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB. Acara ini lebih ditujukan untuk pemberian bekal kepengurusan sekaligus pemantaban bagi kader kepengurusan. 

Acara dimulai dengan pembukaan oleh MC (Aris Widianto), Tilawah (Irfan Sofyan), menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Ya Ahlal Wathon dan Sholawat Badar (Khoirotul Afifah), Sambutan ketua panitia (Hamdan Ubaidillah), sambutan ketua Dewan Pertimbangan (Hasan Bisri), materi, pengumuman, dan doa penutupan.

Materi pertama disampaikan oleh Majlis Pertimbangan Organisasi KMNU Pusat yang juga senior KMNU IPB, Muhamad Arifin. Dia menyampaikan tentang esensi kekeluargaan di KMNU. Usai materi pertama, acara dilanjutkan dengan materi kedua yang diisi oleh Presidium Nasional 1 KMNU Pusat, M Zimamul Adli mengenai Ideologisasi KMNU.

Acara di hari kedua adalah outbond dan pengukuhan pengurus yang dilaksanakan di Hutan Pendidikan CIFOR Dramaga, Bogor (26/12). Pengurus mengikuti berbagai permainan yang beresensikan kerja sama tim, sejarah KMNU, tata kelola keuangan, dan manajemen konflik. Selepas outbond, pengurus baru dilantik oleh Dewan Pertimbangan yang menandakan kesiapan jajaran pengurus baru untuk mengabdi di KMNU IPB selama satu periode ke depan.

Ketua panitia yang juga anggota Dewan Pertimbangan, Hamdan, berharap pengurus baru semakin solid dan siap dengan diadakannya kegiatan Istila’ul Qudroh ini. Dia juga menaruh optimisme besar terhadap pengurus baru yang berjumlah lebih banyak dibanding jumlah kepengurusan sebelumnya ini untuk memperbaiki organisasi serta memajukannya.

Pengurus KMNU IPB kabinet Syafi’iyyah yang dikomandani oleh Hamzah Alfarisi (Bio 50) memang tergolong kepengurusan terbanyak sepanjang sejarah KMNU IPB. Jumlah pengurus total adalah 49 mahasiswa dengan terbagi menjadi BPH, 5 divisi, dan 1 biro. (Brissy/Fathoni)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: