Keberkahan Cinta Al-Quran Menurut Kang Fariz Buntet

Brebes, NU Online
Mencintai Al-Quran bisa mendatangkan keberkahan dunia dan akhirat. Dari rasa cinta itu akan merambat pada pengamalan Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga segala aktivitas kehidupan harus berkiblat pada Al-Quran dan menjadi rujukan tiada banding dalam penataan hidup dan kehidupan itu sendiri.

Demikian disampaikan pengasuh pesantren Al-Arifah Buntet, Cirebon, KH Fariz Elt Haque Fuad Hasyim pada pengajian Nuzulul Quran 1436 Hijriyah tingkat kabupaten Brebes di Pendopo Bupati, Jumat (3/7) malam. 

Faris mengingatkan, untuk mengamalkan Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari harus didahului dengan cinta Al-Quran.  Untuk mencintainya, tentu dengan jalan mau belajar Al-Quran pada Kiai dan ulama hingga mampu membacanya secara tartil dan sesuai tajwid.

“Seafdhal-afdhalnya ibadah adalah membaca Al-Quran,” tutur Fariz seraya menukil sebuah hadits.

Al-Quran juga memiliki bahasa sastra yang luar biasa, tidak terbentur budaya. Maka dari itu, kemurniannya terjamin sepanjang masa. “Siapapun, tidak akan mampu menjangkau bahasa sastra Quran apalagi menandinginya,” tutur Fariz yang juga mantan Ketua GP Ansor kabupaten Cirebon.

Soal menjaga persatuan dan kesatuan, juga termasuk pengamalan dari Al-Quran. Kuatnya Indonesia, karena jalinan persatuan dan kesatuan umat. Tangan-tangan pendahulu kita yang terdiri dari para ulama telah mencontohkan penguatan tali silaturahmi.

“Tidak heran kalau kemudian yang mendirikan Republik Indonesia juga para ulama yang landasan agamanya kuat, yang telah menempatkan Al-Quran dalam roh perjuangan mereka.”

Bupati Brebes Hj Idza Priyanti menjelaskan, Pemkab Brebes telah mengadakan berbagai event kegiatan seperti Seleksi Tilawatil Quran tingkat Jawa Tengah. Termasuk memuliakan para hafizh, hafizhah, guru ngaji, imam masjid, imam mushola, pengasuh pesantren dan juga guru madrasah.

“Sebulan sekali, di Pendopo ini digelar khataman Al-Quran dua kali oleh 30 hafidz-hafidzah,” terangnya.

Dalam kesempatan ini Bupati juga memberikan 350 bingkisan kepada tokoh agama dan pimpinan organisasi Islam sekabupaten Brebes.

Peringatan Nuzulul Quran didahului dengan kuliah jelang buka puasa, buka puasa bersama, shalat Isya dan tarawih berjamaah bersama aparat Pemkab, pemuka agama setempat, dan masyarakat. (Wasdiun/Alhafiz K)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: