Kemarau Panjang, Warga NU Sluke Shalat Istisqa’

Rembang, Pukul 10 pagi, Rabu (14/10) bertepatan dengan tahun baru 1 Muharram 1437 H, Majelis Wakil Cabang NU (MWCNU) Kecamatan Sluke, Rembang, Jawa Tengah, mengadakan kegiatan shalat sunnah Istisqa’ di lapangan Desa Trahan, Sluke.

“Hari Jumat (9/10) sebelumnya undangan telah disebar ke seluruh ranting-ranting NU di kecamatan Sluke dan telah diumumkan di masjid jami’ masing-masing desa,” tutur KH Mujahidi selaku Ketua Tanfidhiyah MWCNU Sluke.

Sebelum shalat dimulai, Rais Syuriyah MWCNU Sluke KH. Ahmad Taslim menjelaskan tata cara shalat Istisqa’ dan memantapkan niat para jamaah untuk selalu menata hati dan selalu dzikir kepada Allah.

Pada kesempatan tersebut, KH. Sholahuddin Fatawi, Ketua PC NU Lasem saat memberikan sambutan, mengatakan bahwa shalat Istisqa’ disunnahkan oleh nabi Muhammad SAW. Fatawi mengajak para jamaah untuk meletakkan gengsi masing-masing di hadapan Allah, pada pelaksanaan shalat ini.

“Jangan sampai para jamaah berpikiran yang negatif, setelah pelaksanaan shalat dan urung turun hujan jangan sampai jamaah beranggapan bahwa doa yang dipanjatkan ngobos (sia-sia). Kita dianjurkan untuk meminta dan berdoa kepada Allah swt, lepas soal doa tersebut dikabulkan oleh Allah, kita dianjurkan juga tawakkal dan berusaha introspeksi terhadap diri sendiri,” tuturnya.

Usai shalat Istisqa’ yang diimami oleh KH. Ansori, khotbah dipegang oleh KH. Ahmad Najib. Khotbah tersebut berpesan agar jamaah selalu takwa kepada Allah. Cobaan berupa musim kemarau panjang ini adalah sebuah ujian yang mesti dilewati dengan ikhlas, bukan malah berbuat maksiat. KH. Ahmad Najib mengimbau agar para jamaah memperbanyak istighfar, karena dengan istighfar Allah akan mengampuni dosa-dosa dan mendatangkan pahala dan keberkahan.

Pelaksanaan shalat Istisqa’ ini ditutup dengan pembagian es dawet kepada para jamaah. “Kami membagikan dawet untuk para jamaah sebagai simbol rasa syukur kepada Allah swt, meskipun banyak jamaah yang tidak kebagian,” imbuh KH. Mujahidi yang juga ketua panitia kegiatan shalat Istisqa’. (Dzikrullah Zulkarnain/Mahbib)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: