Kemenag Antusias dengan Gerakan Ansor Way Kanan

Way Kanan, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan Provinsi Lampung H Helmi, di Blambangan Umpu, Senin (12/10), menyatakan pihaknya menyambut baik hal-hal positif dilakukan gerakan pemuda Nahdlatul Ulama (NU) di daerah itu.

“Kami sambut baik penyerahan buku migrasi aman dari GP Ansor dan penjelasan program Pesantren Kilat Bimbingan Belajar Pasca Ujian Nasional atau Sanlat BPUN. Kami tentu akan teruskan informasi program pendidikan tersebut kepada seluruh madrasah aliyah yang ada di Way Kanan,” ujar Helmi.

Menggandeng alumni Sanlat BPUN Way Kanan 2015, Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu), dan Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Way Kanan. PC GP Ansor Way Kanan berbagi ratusan buku dari International Organization for Migration (IOM) ke sejumlah perpustakaan. Selain itu, penjelasan singkat mengenai Sanlat BPUN juga dilampirkan pada setiap buku dibagikan.

BPUN  merupakan program utama dari Yayasan Mata Air. Secara garis besar BPUN berbicara tentang tiga hal: pendidikan, kepemimpinan dan keberagamaan yang ramah. Di Way Kanan, program yang diselenggarakan melalui GP Ansor digelar pertama kali pada pertengahan 2015, diikuti 14 alumni pelajar SMA dan meloloskan lima pelajar.

Sejumlah kepala sekolah dan para peserta program yang memberi harapan kepada pelajar kurang mampu untuk melanjutkan studi di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui pendampingan dibidang akademik dan penguatan soft skill tersebut menyatakan angkat topi.  

Helmi yang mengaku mulai paham dengan Sanlat BPUN mengapresiasi positif. “Kita selaku Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementrian Agama sangat antusias menyambut baik hal-hal semacam dilakukan Gerakan Pemuda Ansor ini,” ujarnya.

Untuk diketahui, jumlah MA di Way Kanan sekitar 17. Rata-rata siswa kelas 12 per tahun sekitar 500 orang. “Kami berharap peserta BPUN di 2016 semakin meningkat. Apalagi pemerintah pusat menyediakan bea siswa yang tinggal dijemput namun tentunya perlu persiapan salah satunya melalui Sanlat BPUN,” ujar Ketua Alumni Sanlat BPUN Way Kanan 2015 Disisi Saidi Fatah menambahkan.

Karena itu, sebagai upaya mengenalkan BPUN yang bermanfaat, GP Ansor dan alumni Sanlat BPUN bergerak memasuki institusi terkait supaya pada 2016 puluhan anak-anak muda Way Kanan bisa kuliah ke PTN dan jurusan diinginkan. (Syuhud Tsaqafi/Mahbib)

Foto: Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan Provinsi Lampung H Helmi (kiri) menerima buku migrasi aman dan lampiran penjelasan program Sanlat BPUN dari Ketua Alumni Sanlat BPUN Way Kanan 2015 Disisi Saidi Fatah (kanan).

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: