Kenalkan Sejarah dengan Ziarahi Makam dan Museum

Sumedang, Banyak hal yang bisa dilakukan untuk menghargai dan mengenalkan pelajar pada sejarah. Pimpinan Komisariat Ikatan Pelajar NU (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU) Madrasah Tsanawiyah Plus Al-Hikam memilih ziarah dan rihlah ilmiah untuk mewujudkan tujuan tersebut.

Rombongan ziarah dan rihlah ilmiah (tur studi) antara lain mengunjungi sejumlah tempat di Sumedang, Jawa Barat, antara lain Makam Cut Nyak Dien, Makam Prabu Geusan Ulun, Petilasan Mbah Jaya Perkasa, dan Museum Prabu Geusan Ulun Sumedang.

Pembina PK IPNU-IPPNU MTs Plus Al-Hikam Syarif Hidayatullah mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan Kamis (12/11) ini sudah menjadi program kerja tahunan yang selalu dilaksanakan. Selain mendapatkan wawasan sejarah, kegiatan ini diharapkan membiasakan para siswa generasi penerus NU untuk melaksanakan ziarah.

Hal ini sesuai dengan moto MTs Plus Al-Hikam saat ini, yaitu melestarikan nilai-nilai lama yang baik dan mengambil nilai-nilai baru yang lebih baik.

“Ziarah merupakan nilai lama yang sering dilaksanakan oleh para alim ulama. Nilai tersebut janganlah sampai luntur atau hilang. Harus terus dilestarikan oleh generasi NU saat ini,” kata Syarif.

Untuk rihlah ilmiah, pelajar diajak ke Museum Prabu Geusan Ulun. Hal ini dilaksanakan supaya mereka melek sejarah dan menghargai sejarah, karena bangsa yang besar adalah yang menghargai sejarah. (Ayi Abdul Kohar/Mahbib)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: