Kepala Kampung Sambut Baik PKD IV GP Ansor Waykanan

Waykanan, Namanya Ketut Kastaya. Ia adalah Kepala Kampung Bumi Baru, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Waykanan, Provinsi Lampung. Ia menyambut baik saat diajak berkoordinasi oleh PCNU dan PC GP Ansor Waykanan terkait pengaderan yang akan dilakukan GP Ansor.

“Kami selaku tuan rumah mendukung penuh kegiatan ini. Namun demikian, butuh dukungan kita semua agar bisa berjalan optimal. Mari kita dukung bersama pelaksanaan kaderisasi tersebut,” ujar Ketut, di Blambangan Umpu, Senin (14/12).

PC GP Ansor Waykanan melalui Pimpinan Ranting Kampung Bumi Baru Kecamatan Blambangan Umpu akan menggelar Pendidikan Kepemimpinan Dasar (PKD) Ansor IV dan Pendidikan serta Pelatihan Dasar (Diklatsar) IX Barisan Ansor Serbaguna (Banser) pada 24 – 27 Desember 2015 mendatang.

Kegiatan kaderisasi akan diawali dengan pengajian akbar bertema ‘Negeri Bhinneka, Negeri Digdaya’ yang digelar dalam rangka  memperingati Maulid Nabi SAW 1437 H, 6 Tahun Haul KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan peluncuruan kopi jamu (kopi dan pinang muda) di Masjid Al-Muhajirin Kampung Bumi Baru, Kecamatan Blambangan Umpu. Penceramah Ustadz Muhammad Syahri Attamim AH, ulama muda Pengamal Shalawat Jibriliyah GP Ansor Waykanan.

“Ansor dan Banser adalah pasukan inti NU yang akan membantu pelaksanaan kegiatan NU, bersyukur tempat kami dijadikan lagi tempat kegiatan setelah pelaksaan Diklatsar Banser II beberapa tahun lampau,” ujar dia lagi.

PKD IV dan Diklatsar Banser IX terbuka bagi pemuda Waykanan berusia minimal  17 tahun maksimal 45 tahun. Mahar kegiatan Rp 100.000 dan beras 2,5 kilogram. Peserta atau siswa akan mendapatkan kaos, kartu tanda anggota, sertifikat, motivasi, konsumsi tiga kali sehari selama pelatihan atau kegiatan berlangsung dan fasilitas lain-lain.

“Calon anggota Ansor dan Banser yang akan mendaftar bisa menghubungi Kasatkorcab Banser Waykanan sahabat Alex Almukmin di nomor 085382935111. Selama pelaksanaan kegiatan berlangsung, peserta harus membawa perlengakpan sholat, celana dasar hitam, kaos dan pakaian untuk sehari-hari serta sepatu kets warna hitam,” kata Ketua Ranting Ansor Kampung Bumi Baru Supriyadi menambahkan. (Disisi Saidi Fatah/Fathoni)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this:
:)