Kepengurusan Lembaga PBNU di-SK-kan Kamis

Jakarta, NU Online
Struktur kepengurusan Lembaga PBNU akan di-SK-kan pada Kamis, 10 September 2015. Susunan itu merupakan hasil rapat tim yang terdiri dari unsur syuriyah berupa rais aam, wakil rais aam, dan katib aam sedangkan dari jajaran tanfidziyah diwakili oleh ketua umum, wakil ketua umum, dan sekjen. Seluruhnya terdapat 17 Lembaga yang ada dalam Anggaran Dasar NU. 

“Kita utamakan yang menjadi ketua lembaga  anak muda NU yang sudah pernah aktif di Ansor, PMII atau di lain tempat,” kata KH Said Aqil Siroj, Rabu (9/9). 

Kiai Said menjelaskan, di beberapa lembaga banyak sekali yang diusulkan seperti di Lembaga Ekonomi NU dan Lembaga Dakwah NU sementara yang paling sedikit peminat yaitu lembaga Falakiyah karena kompetensi khusus yang harus dimiliki di bidang ini. Rencananya, setelah di-SK-kan, pelantikan akan dilakukan pada 16 September di halaman gedung PBNU.

Lembaga-lembaga tersebut nantinya akan menjalankan program PBNU sesuai dengan bidangnya untuk menjalankan amanat muktamar. “Kita sungguh-sungguh ingin fokus pada kerja, sesuai dengan amanat muktamar. Fokus saya pendidikan, ekonomi kerakyatan dan kesehatan,” tandasnya.

Beberapa lembaga akan membentuk badan tersendiri yang akan menjadi sayap agar kerjanya lebih efektif. Lembaga Ekonomi akan membentuk Badan Investasi, Lembaga Perguruan Tinggi NU akan membentuk Badan Donor, Lembaga Fakaf NU akan membentuk Badan Wakaf Uang, dan lainnya. 

“Kita harapkan lembaga-lembaga ini segera kerja, menangkap peluang yang ada. Sudah banyak tawaran yang datang ke PBNU. Unversitas Hebei di China menyediakan 100 beasiswa, tapi syaratnya bisa bahasa Mandarain. Makanya kita kan harus melakukan training bahasa Mandarin,” katanya memberi contoh.

Tawaran kerjasama lainnya seperti kerjasama dengan Kemenakertrans dalam pengembangan BLK. Pendamping desa dengan Kementerian Desa yang nantinya akan melibatkan para kader profesional NU.

Ditanya mengenai draft susunan kepengurusan lembaga yang saat ini beredar di media sosial, Kiai Said menjelaskan untuk susunan ketua dan sekretaris mungkin tidak akan berubah, tetapi masih ada kemungkinan tambahan beberapa jajaran di bawahnya seperti posisi wakil sekretaris. Ada pula salah satu lembaga yang ketuanya tidak bersedia sehingga diganti dengan yang lain.

Lembaga PBNU meliputi Lembaga Dakwah NU, Lembaga Pendidikan Maarif NU, Rabithah Ma’ahid Al Islamiyah NU, Lembaga Perekonomian NU, Lembaga Pengembangan Pertanian NU, Lembaga Kemaslahatan Keluarga NU, Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia NU, Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum NU, Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia, Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah NU, Lembaga Wakaf, dan Pertanahan NU, Lembaga BAhtsul Masail NU, Lembaga Ta’mir Masjid NU, Lembaga Kesehatan NU, Lembaga Falakiyah NU, Lembaga Ta’lif wan Nasyr NU, dan Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama. (Mukafi Niam)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this:
:)