Ketua Baru IPNU-IPPNU DIY Terpilih lewat Musyawarah Mufakat

Kulon Progo, Konferensi Wilayah (Konferwil) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) DI Yogyakarta memilih Nova Andriyanto sebagai ketua PW IPNU dan Aini Silvi Arofah sebagai ketua PW IPPNU. Keduanya ditetapkan melalui musyawarah mufakat.

Konferwil IPNU-IPPNU DIY berlangsung pada 26-27 Desember 2015 di SMK Ma’arif 1 Kabupaten Kulon Progo, DIY. Sidang pemilihan ketua baru IPPNU DIY dipimpin langsung Ketua Umum Pimpinan Pusat IPPNU Puti Hasni, sedangkan sidang pemilihan ketua baru IPNU DIY dipimpin Masyhuri dari PWNU DIY.

Nova Andriyanto dan Aini Silvi dipercaya memimpin organisasi pelajar NU DIY masa khidmah 2015-2018 secara aklamasi usai seluruh perwakilan Pimpinan Cabang IPNU dan IPPNU setempat mengajukan satu nama calon ketua Pimpinan Wilayah IPNU dan IPPNU DIY.

Mekanisme pemilihan melalui musyawarah mufakat ini mendapat apresiasi dari PWNU DIY.  “Secara tidak langsung, sistem musyawarah mufakat ini sesuai dengan sistem Ahul Halli Wal Aqdi (AHWA) yang diusulkan PBNU,”  kata Masyhuri mewakili PWNU DIY.

Apresiasi juga disampaikan Puti Hasni, ketua PP IPPNU. “Banyak pelajaran berharga yang saya peroleh dari kegiatan ini. Melalui kegiatan ini, semoga pimpinan wilayah IPNU-IPPNU dapat dijadikan percontohan bagi pimpinan wilayah yang lain,” ujarnya.

Konferwil kali ini mengusung tema “Meneguhkan Spirit Kebersamaan Pelajar dalam Menghadapi Budaya Global Berbasis Kearifan Lokal”. Beberapa kegiatan pendukung juga digelar, di antaranya parade seni dan budaya yang diikuti pelajar NU se-DIY dan dilanjutkan dengan seminar kebudayaan.

Hadir dalam acara pembukaan perwakilan Pimpinan Cabang NU Kabupten Kulon Progo, Muslimat NU DIY, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, dan Pemerintah Provinsi DIY. Dalam kesempatan itu, salah seorang pejabat daerah mewakili Gubernur DIY menyampaikan pesan agar kader IPNU dan IPPNU  menanamkan jiwa kemimpinan sejak dini supaya kelak menjadi pemimpin berkelas dan berintegritas. “Karena karakter suatu bangsa ditentukan karakter pemimpin dan golongan mudanya, dalam hal ini adalah pelajar,” pesan gubernur DIY. (Miqdam/Mahbib)
 

Sumber: NU Online

%d bloggers like this:
:)