KH Abu Hafsin: Pancasila Sumbangan Terbesar Bangsa Indonesia

Semarang, IPNU-IPPNU Jateng menggelar sosialisasi 4 pilar di ruang pertemuan kantor wilayah NU Jateng, Senin (22/6). Ratusan anggota IPNU-IPPNU memenuhi ruangan dari cabang kota Semarang, kabupaten Semarang dan Demak. Hadir pula anggota dewan Komisi IV DPR RI (Zinut Tauhid Sa’adi) dan Dr Tedi Kholiluddin dari Lakpesdam Jateng sebagai pembicara.

Ketua Tanfidziyah PWNU Jateng KH Abu Hafshin yang juga hadir dalam kesempatan itu menyatakan, dalam pembukaan acara bahwa empat pilar adalah milik kita bukan milik negara lain. Sumbangan terbesar pada negara dengan menjaga ketahanan NKRI dengan Nahdlatul Ulama menjaga stabilitas nasional. 

Zainut Tauhid menceritakan perjalanan Indonesia seperti halnya perjalanan Nabi Muhammad mendirikan kota Madinah. Madinah memiliki masyarakat yang beragam sebagaimana di Indonesia yang kaya akan perbedaan suku, ras, agama, ideologi dan politik. Namun, Nabi Muhammad membuat perjanjian Madinah (Mitsaq Madinah) atau yang kita kenal dengan Piagam Madinah. 

Dalam konteks Indonesia, lanjut Zain, kita memiliki dasar negara yang harus dan wajib dihormati dan ditaati semua warga negara Indonesia yaitu Pancasila. 

“Pancasila hadiah terbesar umat Islam bagi rakyat Indonesia,” ungkap Ketua PP IPNU periode 1988-1996 ini. “Pancasila is legacy from our founding fathers, warisan terbesar ini harus kita jaga hingga akhir hayat kita,” tambah Zain.

Pembicaranya kedua Tedi Kholiludin menyatakan, bahwa sosialisasi 4 pilar ini tidak main-main. Ini dikarenakan kita memiliki latar belakang yang panjang dalam mempertahankan Indonesia. 

“Pancasila tidak hanya janji politik saja, namun kita juga berjanji dalam keberislaman. Tugas berat NU dan masyarakat Indonesia adalah menjaga Pancasila. Kita harus menyadari betul bahwa Pancasila adalah janji kita pada Indonesia,” tutur Tedi.

Usai Sosialisasi 4 Pilar dilanjutkan dengan buka bersama, shalat tarawih berjama’ah dan sarasehan alumni IPNU-IPPNU Jawa Tengah bersama kader yang hadir. (M Zulfa/Fathoni)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: