KH Fauzi Tidjani Dikukuhkan Sebagai Ketua Alumni Al-Azhar University Mesir

Tangerang, NU Online
Ulama muda KH Fauzi Tidjani, Ketua MIUMI Jawa Timur dan Pimpinan Pesantren Al-Amin Prenduan Madura, secara aklamasi terpilih dan dikukuhkan kembali sebagai Ketua KUWAIS (Kiblat Untuk Wahana Islam Syamil), organisasi para alumni Al-Azhar University Mesir Angkatan Tahun 1996.

Pengukuhan tersebut berlangsung dalam acara Reuni Akbar KUWAIS yang bertempat di Syafana Islamic School, Gading Serpong, Tangerang, Banten (Sabtu, 1 Agustus 2015).

Dengan demikian, KH Fauzi sudah memimpin sejak kelahiran KUWAIS di Mesir tahun 1996. “Secara  aklamasi para alumni memilih beliau, karena terbukti walaupun sudah di Indonesia, tersebar diberbagai daerah dan sibuk dgn aktivitas masing-masing, dibawah kepemimpinan beliau, silaturrahmi tetap terjalin dan terjaga,” ungkap HM Nasri, Ketua Panitia Reuni Akbar yang juga Ketua Yayasan Ar-Riyadh Insan Cendikia, Bekasi.

Selain pengukuhan, padà pertemuan tersebut juga disepakati dan dideklarasikan terbentuknya KUWAIS Foundtion sebagai wadah pengabdian secara kolektif dan bersama-sama khususnya dalam bidang pendidikan, dakwah dan sosial kemasyarakatan.

“Faktual, secara individu kita sudah mengabdi dan berkontribusi diberbagai bidang. Nah, secara kolektif, inilah wadahnya. Insyaallah KUWAIS Foundation akan kita launching sebelum Idul Adha,” jelas H Ami Kamiluddin, Pimpinan Lembaga Pendidikan Duta Azhar, Tg.Pinang, Kep.Riau yg dipercaya sebagai Ketua Tim Konseptor KUWAIS.

Menurutnya, dengan keberadaan para alumni diberbagai daerah bahkan di luar negeri, secara perlahan keberadaan dan kiprah KUWAIS akan dapat terasakan

“Asal komit dan konsisten, Insya Allah bisa terasa dan bermanfaat,” timpal H.Nanang Firdaus pimpinan Syafana Islamic School, yang bertindak sebagai tuan rumah.

Dalam sambutannya, selain meminta para alumni untuk membantu dalam mengemban amanah, Ketua KUWAIS terpilih, Kiai Fauzi mengatakan secara jangka pendek ada 2 hal yang harus diselesaikan yaitu legalisasi KUWAIS Foundation dilanjutkan dengan launching program dan konsolidasi internal dengan basis pendataan.

“Harapannya, seluruh para alumni baik yang berada di dalam maupun di luar negeri nanti bisa terdeteksi dan terkoneksi kembali dalam satu ikatan keluarga besar seperti 19 tahun lalu di Mesir,” pungkas Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah Jatim tersebut.

Para alumni yang hadir dalam pertemuan tahunan tersebut, diantaranya: Ust. Bobby Herwibowo (Dai Kondang Indonesia), Dasrial Anwar (Pegawai KBRI di Swiss), M Fadhil Rahmi (Asisten Ombudsman RI, Ketua Ikatan Alumni Timur Tengah di Aceh), Hilda Ainussyifa (Dekan di Universitas Garut, Jawa Barat), Limra Zainuddin (Mantan Presiden PPMI Mesir, Dai dan Praktisi Pendidikan di Palu, Sulteng), Ery Muniarsih (Pimpinan Universitas Serang Raya,  Banten), Ahmad Hadi Yasin (Penulis Buku Best Seller, Dahsyatnya Sabar), Ahmad Zamroni (Dai dan Pengusaha Percetakan di Depok, Jabar,  Wirdah Fachirah (Peraih gelar Doktor  Bidang Bahasa Arab dari Alazhar Univ. Mesir), Shofaul Qalbi (Hakim di Pengadilan Agama Cilegon), Zainuddin Zaini (Pengusaha Muda Jember), dan para tokoh-tokoh muda yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Red: Mukafi Niam

Sumber: NU Online

%d bloggers like this:
:)