Kisah Orang Saleh, Tentara Pengubah Hati

Solo, NU Online
Habib Muhammad bin Husein Al-Habsyi mengatakan, kisah para orang saleh itu menjadi tentara Allah yang akan mengubah hati kita (al-hikayatu solihin jundun min jundillah). Ia menyampaikan hal itu pada Haul KH Umar Abdul Mannan Pondok Pesantren Al-Muayyad Mangkuyudan Solo, Selasa (7/6) malam.

“Makanya di al-Quran terdapat banyak kisah nabi. Bahkan yang bukan nabi juga ada, kisah Ashabul Kahfi dan Luqmanul Hakim, Ali-Imron diceritakan secara gamblang dalam Al-Qur’an. Agar kita tidak hanya mendengar, tapi juga mengetahui agar semakin mantap hati dan iman kita,” tutur cucu Habib Anis Al-Habsyi itu.

Dengan mengenang kisah para orang saleh juga dapat menjadi wasilah terbukanya pintu langit dan turunnya rahmat Allah.

Diterangkan pula oleh Habib Muhammad, seseorang dapat menjadi mulia karena ilmunya. “KH Umar menjadi mulia sebab karena ilmu, ilmu yang bermanfaat,” katanya.

Menurut dia, semua nabi pasti ada hubungannya dengan ilmu. Nabi Adam diberi ilmu nama-nama, karena beliau merupakan manusia yang pertama. Nabi Sulaiman memiliki kerajaan yang luar biasa, tapi di Al-Qur’an yang disebutkan hanya diberikan Ilmu, bukan harta atau kerajaannya yang luar biasa, “Wa qod ataina dawuda wa sulaimana ilma,” kutipnya.

Sayangnya, menurut Habib Muhammad, pada zaman sekarang banyak orang yang justru lebih mencari dunia daripada ilmu. Padahal ilmu yang bermanfaat, dapat menjadi jaminan dunia dan akhirata.

Terakhir, ia menyampaikan salah satu wasiat Kiai Umar yang terdapat pada syiir shalawat Wasiat Kiai Umar carilah ilmu nafi kanggo sangu mati. “Kata Allah barangsiapa yang menempuh jalan menuntut ilmi, maka dimudahkan jalan ke surga. Kalau surga saja diberikan, apalagi cuma dunia?” ujarnya.

Selain peringatan Haul Kiai Umar, pada malam 21 Ramadhan tersebut, para santri Pesantren Al-Muayyad juga melaksanakan khataman 30 juz Al-Qur’an yang mulai dibaca sejak pada tarawih pertama Ramadhan. (Ajie Najmuddin/Abdullah Alawi)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: