Lakmud IPPNU Probolinggo Bahas Penguatan Aswaja NU

Probolinggo, Sebagai upaya pengkaderan pengurus secara berjenjang, Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Puteri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Probolinggo menggelar Latihan Kader Muda (Lakmud) di Pondok Pesantren Raudlatul Muta’allimien di Kelurahan Wonoasih Kecamatan Wonoasih Kota Probolinggo, Sabtu (31/10) hingga Ahad (1/11).

Lakmud yang digelar untuk menyambut Konferensi Cabang (Konfercab) PC IPPNU Kota Probolinggo ini diikuti oleh 75 orang peserta se-Kota Probolinggo. Menariknya, Lakmud ini juga dihadiri oleh sejumlah pengurus badan otonom (banom) PCNU Kota Probolinggo.

Sekretaris PC IPPNU Kota Probolinggo Imro’atul Azizah mengatakan, bahwa Lakmud merupakan jenjang pengkaderan yang ada di dalam organisasi IPPNU. Dimana tujuan utamanya adalah untuk menanamkan ilmu-ilmu ke-IPPNU-an lebih dalam lagi ke kader-kader IPPNU se Kota Probolinggo.

“Setidaknya melalui Lakmud ini nantinya dapat memberikan pemahaman kepada seluruh pengurus bagaimana kader IPPNU itu mampu mengerti ciri khas NU dan memperdalam serta memperkuat keilmuan Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) NU di kalangan pelajar,” ujarnya.

Dalam Lakmud ini para peserta diberikan beberapa materi untuk memantapkan pemahaman terhadap organisasi IPPNU. Meliputi ke-NU-an, ke-IPPNU-an, ke-Aswaja-an, Leadership, teknik persidangan dan ke-organisasi-an.

“Dengan Lakmud ini diharapkan agar para kader IPPNU tidak hanya bisa bergerak menjalankan roda organisasi saja, tetapi mampu berfikir secara kreatif dan inovatif demi kemajuan roda organisasi ke depannya,” harapnya.

Selain dihadiri jajaran pengurus PC IPPNU Kota Probolinggo, Lakmud ini juga dihadiri oleh Khoirun Nisa’ dari Pimpinan Wilayah (PW) IPPNU Provinsi Jawa Timur. Dimana dia merupakan mantan Ketua PC IPPNU Kota Probolinggo periode 2011-2013 lalu. Sehingga mampu memberikan motivasi kepada pengurus agar bisa lebih berkhidmat memajukan organisasi.

“Melalui kegiatan ini saya berharap kader IPPNU mampu dan mengerti bagaimana sebenarnya hidup dan bergerak yang selalu sesuai dengan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja),” ungkap Ririn, panggilan akrab Khoirun Nisa’. (Syamsul Akbar/Fathoni)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: