Lampung Terpilih Sebagai Tuan Rumah Festival Kasidah 2016

Bandarlampung, NU Online
Rapat Pimpinan Nasional Lembaga Seni Qasidah Indonesia di Karamba Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, menetapkan secara aklamasi Provinsi Lampung sebagai tuan rumah penyelenggara Festival Qasidah Nasional 2016.

Alhamdulillah, Lampung dinilai lebih siap, mengingat kami membawa surat kesediaan menjadi tuan rumah dari Pemerintah Provinsi Lampung,” kata Ketua Harian DPW Lembaga Seni Qasidah Indonesia (Lasqi) Lampung Elya Muchtar yang juga Asisten III Pemprov Lampung di Bandarlampung, Jumat.

Sebelumnya, Rapimnas yang dipimpin Ketua Umum DPP Lasqi Hj Dra Euis Sri Mulyani MPd, mengagendakan dua calon tuan rumah yaitu Provinsi Lampung dan Bali. Masing-masing merepresentasikan kesiapannya mulai dari fasilitas sarana dan prasarana, kompetensi dan kredibilitas SDM, pengelolaan administrasi maupun hal-hal pendukung lainnya. 

Ia menambahkan, sesuai dengan harapan Ketua Umum DPW Lasqi Lampung, Aprilani Yustin Ficardo, menjadi tuan rumah, di samping untuk memotivasi kinerja para pengurus juga untuk memacu serta memberi ruang ekspresi uji kemampuan bagi potensi-potensi dan juga lahirnya komunitas-komunitas seni musik Islami di Provinsi Lampung sehingga perkembangannya semakin pesat dan marak.

“Memang tidak gampang. Tapi kalau kita kerjakan bersama-sama mendapat dukungan dari berbagai kalangan, baik pemerintah daerah, masyarakat dan pihak swasta, tentu kita mampu menjadi tuan rumah yang bersahaja, yang membuat peserta dari daerah-daerah lain merasa nyaman,” ujar Elya lagi.

Ketua II DPW Lasqi Lampung, Wahyu Arswendo menjelaskan bahwa Festival Nasional Lasqi dibedakan menjadi dua, yaitu festival berskala besar setiap tahun ganjil dan festival berskala kecil setiap tahun genap. 

“Festival skala besar melombakan 15 cabang, yaitu qasidah klasik anak-anak, remaja, dan dewasa putra/putri (6 cabang), qasidah kolaborasi (1 cabang), fashion muslim/muslimah (2 cabang), dan bintang vokalis anak-anak, remaja dan dewasa putra/putri (6 cabang). Sedangkan festival skala kecil hanya melombakan cabang Bintang Vokalis,” ujarnya lagi.

Sekretaris Umum DPW Lasqi Lampung, Syaiful Irba Tanpaka menyatakan kesiapannya bekerja mewujudkan harapan Ketua Umum Lasqi Lampung Aprilani Yustin Ficardo dan menjalankan amanah Rapimnas Lasqi dengan sebaik-baiknya.

“Dua hal yang sudah kita dapatkan dari festival di Kendari. Pertama, kita naik kelas dengan pulang membawa piala. Kedua, kita banyak belajar bagaimana seharusnya memberi dan melayani tamu-tamu yang menjadi peserta festival, sehingga mereka kembali ke daerahnya dengan membawa kesan semerbak harum dari Bumi Lampung,” ujar Syaiful yang juga sastrawan Lampung itu lagi. (Antara/Mukafi Niam)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: