LKNU Jakpus Tindaklanjuti Program Pemberantasan TB

Jakarta, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jakarta Pusat melalui Lembaga Kesehatan NU terus melawan penyakit Tuberculosis (TB). Lewat Community Empowerment of People Against Tuberculosis (CEPAT), LKNU membentuk kelompok kader di tingkat Rukun Warga (RW).

Rabu (26/8), LKNU mengengumpulkan para pemangku kebijakan triwulanan yang berasal dari dua kecamatan di Jakarta Pusat, yakni Kecamatan Gambir dan Kecamatan Tanahabang. Pertemuan yang berlangsung di gedung PBNU, Jakarta, ini dihadiri para perangkat kelurahan dan kecamatan setempat, serta penyuluh kesehatan masyarakat (PKM), serta para kader dari RW di tiap kelurahan. Sebelumnya, Senin (24/8), kegiatan serupa juga digelar untuk para pemangku kebijakan dari Kecamatan Senen dan Kecamatan Menteng.

CEPAT merupakan gerakan yang bertujuan untuk mempercepat terwujudnya desa atau kelurahan yang peduli, tanggap, dan mampu mengenali, mencegah serta mengatasi permasalahan kesehatan yang dihadapi secara mandiri. Para kader tingkat RW dibentuk untuk mendampingi para penderita untuk melakukan pencegahan hingga pengobatan.

Kepala Suku Dinas Kesehatan Pemerintah Jakarta Pusat Dwi Rizky yang hadir dalam kesempatan itu mengaku sangat terbantu dengan kinerja LKNU dan para kader yang dibentuk dalam rangka penanggulangan penyakit TB.

“Persoalan TB tidak akan selesai jika hanya dilakukan dari pihak Suku Dinas Kesehatan saja, karena TB termasuk penyakit yang penularannya sangat cepat,” ujarnya.

Koordinator CEPAT LKNU wilayah Jakpus Umi Wahyuni mengatakan, progam tersebut merupakan dukukungan LKNU terhadap program Kementerian Kesehatan, NTP atau National TB Program, dalam mencapai akses seluas-luasnya untuk layanan diagnosis dan pengobatan TB sedini mungkin dan berkualitas melalui pemberdayaan masyarakat.

Umi mengaku kinerja LKNU dan kader di bawah belum memenuhi target ideal. Karenanya, ia terus memotivasi peserta pertemuan untuk bekerja sama dan lebih serius mengatasi persoalan ini.

Hadir pula pada pertemuan tersebut Ketua PCNU Jakpus Ahmad Karir. Ia mendorong para kader untuk ikhlas menjalani program kemanusiaan ini demi tercapainya masyarakat yang kian sehat. “Kalau niatnya materi insyaallah enggak akan puas. Membantunya pun juga tidak boleh pilih-pilih. Apapun agamanya kalau dia perlu dibantu, ya dibantu,” tuturnya. (Mahbib Khoiron)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this:
:)