LPBH PBNU Gelar Penyuluhan dan Bantuan Hukum di Rutan Cipinang

Jakarta, NU Online
Pengurus Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum (LPBH) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama menyambangi rutan kelas 1 Cipinang, Jakarta Timur awal Desember 2015. Mereka memberikan penyuluhan dan membuka layanan bantuan hukum kepada para narapidana Cipinang.

Menurut Wakil Ketua LPBH PBNU Abdul Rozak, penyuluhan ini telah berjalan. Sedangkan salah satu progam unggulan LPBH NU ialah “Klinik Hukum” di mana nahdliyyin bisa berkonsultasi hukum secara gratis.

“Pertama Klinik Hukum diadakan di Kecamatan Cilincing, Jakarta, Kamis-Jumat (10-11/12). Selanjutnya klinik akan berkeliling di Jakarta,” kata Rozak.

Pada Rabu (16/12) malam pengurus LPBH PBNU mengadakan rapat evaluasi kerja baik yang sudah dijalankan maupun yang akan diagendakan.

Ketua LPBH PBNU Royandi Haichal mengatakan kepada NU Online, ketika jajaran pengurus dilantik oleh Ketua Umum PBNU lembaga hukum ini mengemban tiga amanah di antaranya advokasi warga nahdliyyin, penyuluhan hukum nahdliyyin, memberikan masukan atau kritik terhadap RUU baik peraturan daerah, peraturan menteri, maupun aturan lain yang sifatnya merugikan warga nahdliyyin.

“Kita langsung bergerak cepat menyusun pangkalan data LPBHNU. Kita berkomunikasi dengan pengurus wilayah juga cabang,” kata Royandi.

Karena sifat LPBH adalah lembaga yang kepengurusannya dibentuk sesuai kebutuhan pengurus wilayah dan cabang, kita pada tahap awal berkomunikasi dan mendatangi PWNU Bali pada Jumat, (13/11) dan Yogyakarta, Rabu (25/11). Pada dua pertemuan itu para pengurus wilayah NU sepakat membentuk kepengurusan LPBH di tingkat wilayah dan cabang.

“Bahkan di Yogyakarta, sebagian cabang sudah memiliki LPBH NU,” tambahnya.

Semua kegiatan sejatinya adalah wujud realisasi amanah yang diberikan oleh Ketua Umum PBNU. “Kami siap menerima aduan terkait persoalan hukum dari warga nahdliyyin,” pungkas Royandi.

Turut hadir dalam rapat evaluasi Wakil Ketua LPBH PBNU Dedy Cahyadi, Wakil Sekretaris M Holid, dan sekretariat Deski. (Faridur Rohman/Alhafiz K)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: