Ma’arif NU Pringsewu Kokohkan Aswaja di Lembaga Pendidikannya

Pringsewu, Merespon pernyataan Ketua PCNU Pringsewu H Taufiqurrohim tentang pentingnya kehati-hatian dalam memilih Lembaga Pendidikan demi kelanjutan Pendidikan generasi muda,  LP Ma’arif NU Kabupaten Pringsewu memberikan solusi konkrit dengan berbagai Madrasah yang sudah berdiri di Kabupaten Pringsewu.

Ketua LP Maarif Kabupaten Pringsewu,  Ahmad Rifa’i mengatakan, bahwa sekarang ini LP Ma’arif Kabupaten Pringsewu menaungi banyak Lembaga Pendidikan yang memiliki kurikulum jelas serta mengajarkan Islam ala ahlissunnah wal jamaah. Menurutnya, Lembaga Pendidikan tersebut meliputi Tingkat TK, SD, MI, SMP, MTS, SMA, MA dan SMK yang tersebar di Kabupaten Pringsewu.

Rifai menambahkan bahwa Lembaga Pendidikan yang ada di naungan LP Ma’arif NU mengajarkan kepada para peserta didik tentang ilmu-ilmu Agama yang jelas kesahihannya, juga jelas silsilah keilmuaannya serta terbebas paham radikalisme yang sekarang mulai menyusup dan bermunculan di sekolah-sekolah.

“Lembaga Pendidikan Maarif merupakan solusi bagi para orang tua dalam mendidik putra-puterinya ditengah kekhawatiran tentang penyusupan berbagai paham dan aliran baru di lembaga pendidikan sekarang ini,” terangnya.

Rifai menyebutkan salah satu Lembaga Pendidikan Tingkat SLTP dan SLTA yang ada di Naungan Maarif seperti di Kecamatan Pringsewu: MTs Ma’arif Fajaresuk, SMK Ma’arif Podosari. Kecamatan Sukoharjo: MTs Ma’arif Keputran, MTs Ma’arif Sukoharjo, MTs Ma’arif Siliwangi, MA Ma’arif Keputran, MA Darul Ulum Sukoharjo. Kecamatan Ambarawa SMK Ma’arif Ambarawa. Kecamatan Banyumas SMK Ma’arif Banyumas dan masih banyak lagi untuk tingkat RA dan MI.

Sementara itu Ustadz Munawwir Katib Syuriyah PCNU Pringsewu menambahkan, bahwa kewajiban seluruh orang tua untuk memberikan pendidikan yang terbaik untuk putra putrinya. 

Oleh karena itu, Munawir mengimbau kepada ummat Islam khususnya warga Nahdliyin di Kabupaten Pringsewu untuk menyekolahkan putra putrinya di Lembaga dibawah naungan Ma’arif yang jelas terbukti kualitas dan keilmuannya. (Muhammad Faizin/Fathoni)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this:
:)