Mahasiswa Cirebon Deklarasi Dukung 22 Oktober Hari Santri Nasional

Cirebon,
Hari Santri Nasional yang akan ditetapkan pada tanggal 22 Oktober mendatang mendapat sambutan baik dari mahasiswa di Cirebon. Pada Jum’at (16/10) di pelataran IAIN Cirebon, ratusan mahasiswa dari berbagai kampus mendeklarasikan dukungan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional.

Deklarasi ini merupakan gagasan dari PMII Cirebon yang ditandatangani seluruh komisariat dan rayon PMII se-Cirebon, DEMA-SEMA IAIN Cirebon, DEMA-SEMA IAI Bunga Bangsa Cirebon, DEMA-SEMA STAIMA Cirebon, BTM UNU Cirebon, BEM FKIP Unswagati Cirebon, HIMASOS, HIMA PAI, HIMAGUMI, HIMBIO, dan mahasiswa perwakilan kampus di Cirebon.

Deklarasi ini diawali terlebih dahulu dengan nonton bersama dan diskusi film Sang Kyai.

“Nonton film Sang Kyai merupakan bagian dari refleksi kami bahwa Resolusi Jihad memiliki implikasi yang luar biasa untuk bangsa ini,” kata Jamil Mulyana, ketua pelaksana.

Sementara itu Ketua PMII Cirebon M Yazidul Ulum menjelaskan, dengan diskusi film kita bisa lebih dalam lagi untuk mengorek sejarah keterlibatan santri dan pesantren dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Diskusi film menghadirkan H. Abdul Muiz Syaerozi sebagai pembicara yang berlangsung hingga dini hari.

“Tidak akan terjadi peristiwa 10 Nopember, jika tidak dikeluarkannya Resolusi Jihad oleh Mbah Hasyim pada 22 Oktober,” ungkap Ketua ISNU Cirebon itu. (Ayub Al-Ansori/Alhafiz K)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: