Masjid Al-Akbar Surabaya Gelar Shalat Ghaib untuk Korban Mina

Surabaya,
Sebagai bentuk solidaritas sebagai sesama muslim, Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya melangsungkan shalat ghaib untuk para korban wafat di Mina Makkah. Kegiatan ini diikuti oleh ribuan jamaah masjid tersebut, siang tadi.

“Ini sebagai bentuk ukhuwah islamiyah atau persaudaraan sesama muslim atas musibah yang menimpa saudara kita di Mina,” kata H Helmy M Noor, Jum’at (25/9). 

Humas Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya ini mengemukakan bahwa shalat ghaib dilangsungkan usai prosesi shalat Jum’at. “Semoga para korban ditetapkan sebagai syuhada, khususnya yang wafat saat di Mina karena masih dalam rangkaian ibadah haji,” tandasnya.

H Helmy juga menandaskan mudah-mudahan mereka yang wafat menjadi syahid, husnul khatimah dan ditetapkan sebagai ahlil jannah dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran serta kekuatan untuk meneruskan perjuangan, lanjutnya. 

Tidak hanya berhenti sampai di situ, dengan shalat ghaib yang diteruskan dengan kiriman doa, diharapkan seluruh jamaah haji yang lain agar diberi keselamatan dan kekuatan menunaikan seluruh manasik dengan sempurna hingga memperoleh haji mabrur.

Pantauan media ini, usai khatib menyampaikan pesan khatbah dan kemudian dilanjutkan dengan shalat Jum’at, mayoritas jamaah menyempatkan untuk melaksanakan shalat ghaib. 

Alhamdulillah hampir seluruh jamaah tidak beranjak dari shaf dan melanjutkan dengan shalat ghaib usai ibadah shalat Jum’at,” tandas H Helmy.

Demikian juga usai shalat ghaib dilangsungkan, imam memimpin doa yang secara khusus diperuntukkan kepada para syuhada Mina. 

Sebelumnya, Rais Aam PBNU yang juga Ketua Umum MUI Pusat, KH Ma’ruf Amin menyerukan umat Islam di Indonesia untuk menjalankan shalat ghaib setelah shalat Jum’at untuk para jamaah haji khususnya yang meninggal di Mina.

“Menyeru kepada seluruh umat Islam untuk melakukan shalat ghaib untuk para syuhada haji yang wafat, khususnya pada peristiwa Mina di masjid-masjid usai shalat Jum’at, serta mendoakan seluruh jamaah haji yang lain agar diberi keselamatan dan kekuatan menunaikan seluruh manasik dengan sempurna hingga memperoleh haji mabrur,” kata KH Ma’ruf Amin sebagaimana dimuat di media ini. (Ibnu Nawawi/Mukafi Niam)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: