Menpora Ingin SSO Pesantren Rejoso Jadi Gelaran Nasional

Jombang, NU Online
SMA Darul Ulum Pesantren Rejoso Jombang kembali menggelar (SSO) Science Sosial and Olympiads ke XVI tahun 2015 untuk pelajar SMP sederajat se-Indonesia. Kegiatan yang diikuti sebanyak 814 group tersebut ditutup langsung Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrowi.

“Seharusnya kegiatan SSO ini bisa menjadi agenda Nasional. Dan insyaallah akan segera kami sampaikan kepada rekan rekan terutama Menteri Pendidikan dan Menteri Ristek Dikti, agar gelaran SSO menjadi gelaran nasional,” ujarnya saat menutup kegiatan, Ahad (23/8).

Imam Nahrowi menambahkan, pemerintah punya fasilitas yang sangat memungkinkan untuk memnfasilitasi kegiataan SSO ini. “Sehingga bisa inspirasi dan motifasi bagi siswa siswa SMP dan juga semangat para anak muda kita untuk mengasah kemampuan terbaiknya,” imbuhnya.

Menteri juga berpesan kepada pelajar SMA DU2 Unggulan yang juga santri Pesantren Rejoso ini agar dalam menimba ilmu tetap patuh kepada para guru dan kiai. “Sebagai pelajar dan santri harus tetap takdiman wa takriman kepada kiai, guru dan dosen. Yang lebih penting adalah kepada orang tua agar ilmunya bermanfaat,” pintanya mengingatkan.

Sementara itu dalam pelaksanaan SSO kemarin, diikuti sekitar 817 tim dengan rincian 505 tim Science dan 313 tim sosial. Meski dilaksanakan di SMA milik Pesantren Darul ulum Peterongan Jombang, peserta juga banyak dari nonmuslim.

“Mohon tidak heran dan kaget, meski di pesantren pesertanya ada yang tidak berjilbab. Karena kami tidak membatasi peserta latar belakang apa, muslim atau nonmuslim yang terpenting mereka sekolah SMP atau sederajat silakan ikut di SSO ini,” kata KH Za’imuddin W As’ad salah satu Majelis pengasuh Pesantren seraya mengatakan pihaknya sudah mengajarkan Islam Nusantara terlihat dari pesertanya juga banyak yang non muslim.

Kepala Sekolah SMA Darul Ulum 2 Kaseri mengatakan, SSO adalah murni kreativitas dari anak-anak SMA Darul Ulum 2 Peterongan. Mulai dari izin pelaksanaan menembus sulitnya demokrasi pemerintah hingga grand final untuk menjaring bibit muda berpotensi menjadi generasi emas Indonesia guna memimpin bangsa di masa yang akan datang.

“SSO ini adalah yang ke 16 yang merupakan tahun ke-4 yang dilaksanakan secara online. Kita berharap dukungan pemerintah agar kegiatan ini bisa menjadi kegiatan nasional,” ujarnya. (Muslim Abdurrahman/Abdullah Alawi)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this:
:)