MINU KH Mukmin Gunakan Metode Kecerdasan Ganda

Sidoarjo,
Beberapa prestasi juga ditorehkan oleh pelajar MINU KH Mukmin Sidoarjo. Mereka berhasil merebut juara 1 Mapel umum tingkat provinsi Jatim tahun 2012-2013, juara I dan II pidato bahasa Inggris tingkat Kabupaten Sidoarjo, Juara III Sains tingkat Nasional, juara III bahasa Inggris tingkat nasional tahun 2014-2015, juara II Banjari tingkat provinsi Jatim tahun 2014-2015 dan masih banyak lagi yang lainnya.

Selain siswanya berprestasi sekolah tersebut juga mendapatkan prestasi yaitu prestasi sekolah Widyapakerti Kemenag Kabupaten Sidoarjo tahun 2013, juara sekolah Widyapakerti Kemenag Kabupaten Sidoarjo tahun 2014.

Proses belajar mengajar juga dilakukan berdasarkan kecenderungan kecerdasan masing-masing siswa. Untuk mengetahui kecerdasan masing-masing siswa, MINU KH Mukmin ini menggunakan alat yang bernama MIR (multiple intelligence system). Proses belajar mengajarnya pun tidak hanya di dalam kelas, melainkan juga dilakukan di luar kelas.

“Dengan melakukan hal seperti itu, kami bisa menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif, menarik dan nyaman. Kami pun berharap siswa yang belajar dengan kondisi menyenangkan pada jam efektif sekolah,” kata kepala sekolah MINU KH Mukimn Sidoarjo Nurul Hamamah, Senin (7/12).

Selain memberikan pendidikan di dalam kelas MINU KH Mukmin juga mengajarkan kepada siswanya beberapa kegiatan di luar jam sekolah yang dikemas dalam ekstra kurikuler di antaranya, ekstra qiroah, hadrah, drumben, teater, pramuka, melukis, musik, kaligrafi, organ. Selain itu, terdapat juga ekstra non kurikuler intensif kelas seperti Bahasa Arab, Bahasa Inggris, IPA, dan Matematika.

Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) KH Mukmin Sidoarjo didirikan tahun 1927 di atas tanah waqaf milik NU. Di mana pimpinan NU waktu itu yakni KH A Bajuri dan KH Chudlori Amir. Pada awal berdirinya, madrasah itu bernama madrasah Nahdlatul Oelama yang hanya menerima murid laki-laki saja, sehingga dikenal dengan nama Madrasah Banin.

Pada masa kemerdekaan, madrasah ini pernah dijadikan sebagai markas tentara Hizbullah. Disamping itu sebagian besar kegiatan NU juga dipusatkan di madrasah ini. Sekitar tahun 1960-an madrasah ini pernah ditempati Mualimin pada waktu siang hari. Seiring dengan perkembangan zaman akan kebutuhan masyarakat terhadap sekolah Islam, sekitar tahun 1970 an madrasah ini kemudian menerima murid perempuan dan pada akhirnya diberi nama MINU Kutuk sesuai dengan nama dusun setempat.

Selanjutnya, sekitar tahun 1987 madrasah ini berubah nama lagi menjadi MINU Kiai Hasan Mukmin yang disingkat dengan MINU KH Mukmin, dimana sesuai dengan nama pejuang Kiai Hasan Mukmin yang bertempat tinggal di daerah Sidoarjo dan juga sesuai dengan nama jalan yang berada di depan MINU KH Mukmin ini.

MINU KH Mukmin Sidoarjo mempunyai visi mewujudkan generasi Islam yang berilmu, beriman berdasarkan Ahlusunnah wal Jama’ah dan berakhlaqul karimah serta berjiwa kebangsaan. 

Sedangkan misi nya yaitu meluluskan siswa, menguasai ilmu-ilmu dasar sebagai bekal untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi, senantiasa berpegang teguh pada ajaran Islam secara kaffah atau sempurna, mengamalkan ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah, berakhlak karimah sebagai dasar berperan di tengah masyarakat. 

MINU KH Mukmin yang beralamat di Jl. KH Mukmin 39 Sidoarjo itu mempunyai siswa berjumlah 519 siswa, jumlah pendidik dan tenaga kependidikan 46 orang dan nsm 111-235-150-109. (Moh Kholidun/Alhafiz K)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this:
:)