Muliakan Calhaj, Pemkab Gelar Safari Haji

Probolinggo, NU Online
Dalam rangka memberikan dukungan moral dan doa kepada calon “tamu Allah SWT”, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menggelar safari haji kepada puluhan calon jamaah haji (calhaj) yang akan berangkat ke tanah suci.

Safari haji ini dipimpin langsung oleh Bupati Probolinggo Hj. Puput Tantriana Sari didampingi sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo dan Kota Kraksaan H Hasan Aminuddin, Rais Syuriyah PCNU Kota Kraksaan KH Munir Kholili dan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo H. Busthami.

Safari haji sendiri rutin dilakukan oleh Pemkab Probolinggo sejak tahun 2003 silam. Tujuan dari safari haji adalah untuk mendo’akan calon tamu Allah sekaligus mempererat jalinan silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah.

Rabu (2/9) sore, safari haji dilaksanakan di Kecamatan Pajarakan. Tepatnya di kediaman Syaifullah dan Dwi Hartutik di Desa Karanggeger, Sunarmi di Desa Sukokerto Sri Rahayu Asmaningsih di Desa Pajarakan Kulon.

Rencananya, mereka akan berangkat bersama calhaj lain Kabupaten Probolinggo dari obyek wisata religius Miniatur Ka’bah di Desa Curahsawo Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo, 9 September mendatang.

Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo dan Kota KraksaanH. Hasan Aminuddin berpesan agar setelah sampai di tanah suci supaya melakukan sholat sunnah sebanyak-banyaknya, disamping sholat wajib.

“Perbanyaklah diri di dalam masjid, karena menurut pengalaman selama ini jamaah haji itu lebih banyak di hotel dari pada di masjid. Kurangi berbicara dengan manusia, perbanyaklah berbicara dengan Allah,” ungkapnya.

Sementara Bupati Probolinggo Hj. Puput Tantriana Sari mengaku sangat bersyukur manakala ada rekan, kerabat, PNS maupun masyarakat Kabupaten Probolinggo yang melaksanakan ibadah haji. Bahkan dirinya selalu menyarankan agar mereka yang sudah siap haji, untuk segera menunaikannya.

”Orang berhaji mendapatkan kemulyaan dari Allah SWT. Karena berangkat haji merupakan ibadah maka akan banyak sanak keluarga, rekan dan sejawat yang mengantarkannya. Tidak semua orang mendapat kesempatan untuk menunaikan ibadah haji ke tanah suci. Mari kita syukuri nikmat ini, karena telah mendapat panggilan dari Allah SWT,” ungkapnya. (Syamsul Akbar/Abdullah Alawi)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this:
:)