Muslimat dan Ansor Probolinggo Latihan Membatik

Probolinggo, NU Online
Sedikitnya 25 orang pengurus Muslimat NU dan GP Ansor di kabupaten Probolinggo, Sabtu (23/5) mendapatkan pelatihan tata cara membuat batik tulis dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Probolinggo. Mereka dibimbing oleh Khusnul Khotimah, pelaku Batik Balqis dari desa Kedungsari kecamatan Maron.

Para pengurus badan otonom (banom) PCNU Probolinggo ini tidak hanya sekadar mendapatkan materi, tetapi juga diajari praktik langsung membuat batik tulis.

Kepala Disperindag Probolinggo HM Sidik Widjanarko mengatakan, pelatihan batik tulis ini dilakukan untuk melatih para anggota Muslimat NU dan pemuda Ansor ilmu batik tulis.

“Pelatihan ini digelar dengan tujuan agar anggota Muslimat NU dan pemuda Ansor memiliki minat kemauan dan kemampuan menjadi wirausahawan serta termotivasi untuk mendirikan usaha, terutama usaha kecil dan menengah,” ungkapnya.

Menurut Sidik, pelatihan batik tulis ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat untuk bersama-sama bisa melestarikan dan mengembangkan salah satu seni budaya bangsa Indonesia. Sehingga diharapkan mereka kelak menjadi wirausaha baru yang bisa dikembangkan secara kreatif.

“Dengan pelatihan membatik ini diharapkan para anggota Muslimat NU dan pemuda Ansor bisa menciptakan wirausaha baru. Sehingga meraka dapat menambah pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya,” jelasnya.

Mahfud Hidayatullah, perwakilan pemuda Ansor menyambut baik pelatihan batik tulis ini. Menurutnya, kegiatan ini bermanfaat untuk bisa memberdayakan pemuda Ansor sehingga nantinya bisa mengembangkan bakat dan potensi yang dimilikinya.

“Setidaknya kegiatan ini bisa mengajak para pemuda Ansor mampu menciptakan lapangan pekerjaan yang dapat dikembangkan untuk mengurangi pengangguran. Dengan demikian pemuda Ansor bisa berperan dalam menanggulangi pengangguran,” ungkapnya. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: