Muslimat NU Banyuanyar Dilatih Buat Keripik Singkong

Probolinggo, Sedikitnya 20 orang pengurus Muslimat NU di Kecamatan Banyuanyar mendapatkan pelatihan pembuatan keripik singkong melalui pemanfaatan Teknologi Tepat Guna (TTG) dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Probolinggo, Senin dan Selasa (26-27/10).

Kepala Disnakertrans Kabupaten Probolinggo Sigit Sumarsono mengatakan pelatihan pembuatan keripik singkong ini merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat, terutama dari kalangan Muslimat NU. Dimana tujuannya agar masyarakat yang belum memiliki keterampilan kerja bisa menciptakan lapangan kerja baik untuk dirinya sendiri maupun orang lain.

“Pelatihan ini bertujuan untuk mengurangi angka pengangguran. Sebab setelah mengikuti pelatihan ini setidaknya mereka bisa berusaha agar bisa mengembangkan keterampilan yang dimilikinya supaya mampu mendapatkan pendapatan dan meningkatkan kesejahteraan hidupnya,” ungkapnya.

Sigit berharap supaya setelah dilatih mereka bisa berwirausaha mandiri untuk mengurangi angka pengangguran. “Pelatihan ini diberikan agar masyarakat bisa berdaya dan tidak menganggur. Sebab dengan keterampilan yang dimilikinya, masyarakat bisa menciptakan lapangan kerja sendiri,” tegasnya.

Sementara Ketua MWCNU Kecamatan Banyuanyar Toha menyambut baik pelatihan ketrampilan yang diberikan oleh Pemkab Probolinggo. Hal ini sangat bermanfaat agar para pengurus Muslimat NU bisa mendapatkan ketrampilan yang dapat dikembangkan sesuai dengan bakat dan kemampuannya masing-masing. (Syamsul Akbar/Fathoni)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: