Muslimat NU Malaysia Gelar Sunat Massal Gratis

Selangor, NU Online
Pimpinan Cabang stimewa Muslimat NU Malaysia mengadakan sunatan massal di Masjid Zaid bin Haritsah, akhir pekan lalu Sabtu (30/5). Kegiatan tersebut merupakan kerja sama dengan Aisyiyah Muhammadiyah Kuala Lumpur dengan menggandeng organisasi Persatuan Istri Dosen Asal Indonesia (Perisai).

“Saya sangat respek dengan acara ini karena berhasil mengeratkan tali ukhuwwah antara NU dengan Muhammadiyah,” kata Ismail Ja’far, salah satu pengurus PCINU Malaysia.

Kegiatan tersebut menguras dana sekitar 11.000 RM. “Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih dengan kawan-kawan dari Aisyiyah dan Perisai yang banyak memberi sokongan finansial. Tidak lupa juga (kami sampaikan terima kasih) kepada Aura JPS Cargo,” kata Elit Laili Marzuqo, Ketua Panitia.

Pembukaan acara dimulai dengan pemotongan tumpeng oleh Datuk Chemat bin Che Ali, salah satu pengurus Pusat Pungutan Zakat Wilayah Persekutuan. Lalu peserta sunatan diarak mengelilingi Kampung Sungai Mulia.

Setelah itu, mereka dimandikan di tengah lapangan dengan disemprot air yang sejatinya untuk memadamkan kebakaran. “Saya baru kali ini melihat ada sunatan massal dan pesertanya dimandikan oleh bomba (petugas pemadam kebakaran),” aku Aziz, salah satu pengunjung. Baru kemudian para peserta berkumpul di Masjid menunggu antrian sunat.

Acara sunatan massal ini diperuntukkan secara gratis bagi sekitar 55 anak yang mayoritas berasal dari keluarga keturunan Indonesia – Malaysia. Di samping gratis juga peserta sunatan ini mendapat bingkisan, tas sekolah, sarung, dan juga uang.

“Mereka yang rata-rata berumur 4 hingga 11 tahun ini dinilai kurang mampu dan anak yatim,  Mereka berasal dari Damansara, ada juga dari Sungai Mulia. Yang terbanyak berasal dari Sungai Cincin,” lanjut Mimin Mintarsih, Ketua Muslimat NU Malaysia.

Kegiatan ini terbilang sukses melihat beberapa tokoh yang hadir, dan juga antusiasme masyarakat yang begitu tinggi. Selain dari Pengerusi Pusat Pungutan Zakat Wilayah Persekutuan, hadir juga Tn. Hj. Jafar bin Arifin, Ketua AJK  (Ahli Jawatan Kuasa) Masjid Zaid bin Haritsah, Tn. Mohd Redhuan Othman, Pegawai Penerangan Wangsa Maju, Setiawangsa dan Titiwangsa. Termasuk hadir juga Dr. Junaidi bin Ismail M.B.B.S, yang menjadi Ketua Tim Klinik Qualitas.

“Intinya, pihak AJK Masjid (Pengurus Ta’mir Masjid) merasa sangat senang. Karena program yang selama ini mereka adakan tidak seramai yang sekarang ini, “ lanjut Mimin. (AA/Abdullah Alawi)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: