Mustasyar NU Demak: Pendidikan Karakter Penting Bagi Generasi Bangsa

Demak, Pendidikan anak menjadi perhatian serius Mustasyar NU Demak yang juga Bupati Demak KH M Dachirin Said. Karena dia menganggap anak merupakan penerus generasi bangsa, maka pendidikan karakter harus diutamakan di sekolah-sekolah selain kurikulum yang sudah berjalan agar setelah lulus siswa menjadi anak yang berperilaku baik.

“Namun hal itu butuh dorongan dan masukan dari komponen masyarakat, diantaranya para kiai dan ulama karena pendidikan karakter sama dengan pesantren dalam mengubah kehidupan sesuai dengan ajaran agama,” uajr Kiai Dachirin.

Pada pertemuan antara ulama dan umara yang di selenggarakan Forum Komunikasi Ulama Umara (FKUU) Kabupaten Demak di pesantren Al Marhabaniyyah Dempet Demak Jateng, Kamis (13/8), Dachirin mengajak para ulama dan kiai untuk bersama sama menyukseskan program ini agar anak anak setelah lulus jadi anak yang berkelakuan dan berperilaku baik sesuai ajaran agama.

Dengan berpedoman dan penerapan prinsip pendidikan karakter di sekolahan itulah pemerintah kabupaten Demak mendapatkan predikat “Kota Layak Anak”dari presiden RI Joko Widodo di istana Bogor pada hari Senin (11/8) lalu.

“Alhamdulillah berkat dukungan panjenengan semua para kiai, ulama dan umara kita dipanggil bapak presiden di istana bogor bahwa Demak sebagai kota layak anak, ini karena kita semua perhatian pada anak dengan penerapan pendidikan karakter,” Kata Dachirin.

Pertemuan yang dihadiri ratusan kiai dan ulama tersebut juga di hadiri wakil bupati H Harwanto, Muspida Plus, ketua MUI KH Moh Asiq, Rois Syuriyah NU Demak KH Alawi Mas’udi, pimpinan pesantren dan SKPD Pemkab Demak. (A Shiddiq Sugiarto/Fathoni)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this:
:)