Mustasyar NU: Tebarkan Kasih Sayang Kepada Sesama

Pringsewu, NU Online
Keberadaan manusia di dunia tidak terlepas dari kasih sayang yang telah diberikan Allah SWT kepada kita dan seluruh mahluknya di dunia. Kasih sayang Allah SWT tidak hanya diberikan selama adanya dunia ini, namun kasih sayang Nya sudah diberikan kepada mahluknya sebelum dan sesudah adanya dunia.

Demikian disampaikan Mustasyar PCNU Kabupaten Pringsewu KH. Sujadi kepada para jamaah dalam kesempatan Ngaji Ahad Pagi yang biasa disebut Jihad Pagi di Kantor NU Kabupaten Pringsewu, Ahad (09/08/15). Pada Jihad tersebut, Abah Sujadi – panggilan kesehariannya – mengupas tuntas makna salah satu sifat Allah yaitu Arrahman atau kasih sayang.

Menurutnya, sifat kasih sayang atau Arrahman diposisikan di paling awal dalam asmaul husna menunjukkan bahwa sifat tersebut adalah sangat penting sekali. 

“Allah tidak mendahulukan sifat-sifat seperti maha memiliki kebesaran atau al mutakabbir atau sifat maha menyiksa dan yang lain lainnya untuk memberitahukan bahwa Allah selalu memancarkan kasih sayang,” terangnya.

Abah Sujadi yang juga Bupati Pringsewu ini menambahkan bahwa pancaran kasih sayang yang Allah berikan atau titipkan di dunia bukan hanya diberikan kepada manusia saja. Semua mahluknya memiliki sifat kasih sayang termasuk binatang buas sekalipun memiliki kasih sayang yang dikaruniakan oleh Allah SWT.

Oleh karena itu Abah Sujadi mengajak kepada jamaah untuk selalu memancarkan anugerah Allah berupa kasih sayang tersebut di setiap gerak dan langkah hidup di dunia. 

“Manusia akan sangat berharga dan diangkat derajatnya manakala anugerah kasih sayang dari Allah menjadi wajah utama dari seluruh pergerakan anggota badannya, dari perbuatan, perkataan dan pergaulannya,” tegasnya.

Abah Sujadi mencontohkan salah satu bentuk saling menebarkan kasih sayang di Indonesia yang patut di lestarikan adalah budaya halal bihalal pada bulan Syawal.

“Bersyukur Indonesia masih memiliki halal bihalal sebagai moment menunjukkan kasih sayang, saling memaafkan dan silaturahmi sebagai bentuk usaha atau ikhtiar menebarkan aura kasih sayang kepada sesame,” tuturnya. (Muhammad Faizin/Mukafi Niam)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this:
:)