MWC NU Lasem Dukung Penghapusan MOS dan Ospek

Rembang, NU Online
Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Nahdlatul Ulama Kecamatan Lasem, Rembang Jawa Tengah mendukung langkah Menteri Pendidikan dalam penghapusan Masa Orientasi Sekolah (MOS) dan Ospek yang seringkali disalahgunakan oleh sebagian oknum senior sebagai ajang perpeloncoan. 

Hal itu disampaikan secara langsung oleh ketua Tanfidziyah MWCNU Lasem KH Muhammad Attabi’ kepada NU Online, Rabu (19/8).

Pihaknya menilai, kegiatan tersebut seringkali menjadi ajang pembalasan para senior kepada juniornya karena lemahnya pengawasan oleh para guru saat kegiatan semacam ini berlangsung. Attabi’ juga berpendapat sudah sepantasnya kegiatan seperti itu ditiadakan di sekolah, yang notabennya menjadi lembaga pendidikan yang akan membentuk karakter anak di masa depan.

“Saya setuju dengan usulan Pak Menteri Anis Baswedan yang menghapus MOS dan Ospek di sekolah dan perguruan tinggi. Alangkah baiknya digantikan dengan kegiatan ruangan yang sifatnya membangun mental dengan mengadakan seminar dan workshop.

Attabi’ juga menyebut, banyaknya kasus yang terjadi akibat kegiatan seperti MOS dan Ospek, dari mulai sakit hingga berunjung meninggat dunia. Sudah sepantasnya jika kegiatan seperti ini dihilangkan dari sistem pengajaran yang ada di sekolah, tegasnya

“Momok kegiatan seperti MOS dan sejenisnya sudah banyak terjadi dan sangat ditakuti oleh peserta didik baru. Dari yang cacat hingga yang meninggal dunia.

Sebagai warga Nahdliyin Attabi’ mengajak, agar mensekolahkan anak muda NU di sekolah yang berada di naungan Yayasan Warga NU yang sudah tersebar di Kabupaten Rembang dari mulai Kecamatan Kaliori hingga Sarang. Menurutnya disanalah tempat pendidikan yang paling baik karena dibimbing oleh pengurus dan para ulama Ahlussunnah wal Jama’ah.

Penerimaan siswa baru di sekolah yang berada di bawah naungan LP Ma’arif NU seperti MA, MTs, SMK Walisongo yang berada di Kecamatan Kaliori serta MA, MTs Madrasah Mu’alimin Mu’alimat Rembang (M3R) menggelar MOS dengan mengadakan kegiatan Pesantren Kilat. Sedangkan YSPIS Sedan dan SMK NU Pamongatan mengadakan MOS dengan Makesta IPNU-IPPNU yang dibarengi dengan seminar. Sedangkan SMK NU Lasem dan SMP NU Pancur pun sama dengan yang dilakukan Walisongo. (Ahmad Asmu’i/Mukafi Niam)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this:
:)