MWCNU Bandar Surabaya Lampung Tengah Miliki Gedung Baru

Lampung Tengah, Majelis Wakil Cabang NU (MWCNU) Bandar Surabaya, Kebupaten Lampung Tengah, Lampung, memiliki gedung baru sebagai kantor dan sarana penunjang operasional kerja organisasi.

Gedung yang terletak di Desa Surabaya Ilir, Kecamatan Bandar Surabaya, ini telah diresmikan dengan disaksikan kurang lebih 600-an warga NU se-Kecamatan Bandar Surabaya, pada akhir pekan lalu.

Ketua PCNU Lampung Tengah Kiai A Jailani MS menyambut gembira adanya gedung baru MWCNU Bandar Surabaya. Menurutnya, ini memberi tanda bahwa panji-panji NU dan ruh NU hidup di seluruh pelosok-pelosok desa se-Lampung Tengah, mengingat kabupaten ini adalah yang paling luas di Provinsi Lampung, yaitu sebanyak 28 kecamatan dan Bandar Surabaya adalah kecamatan paling ujung timur Lampung Tengah.

“Harapan saya gedung kebanggaan warga nahdlyyin di kecamatan Bandar Surabaya ini adalah sebagai ruh dan gedung ini dapat dimaksimalkan sebaik-baiknya dan sebanyak mungkin oleh keluarga besar NU, baik Muslimat, GP Ansor, Fatayat NU, IPNU, IPPNU dan lain-lain,” ujarnya saat peresmian, Ahad (11/10).

Di sela-sela peresmian gedung MWCNU Bandar Surabaya juga dilaksanakan pelantikan jajaran pengurus PAC GP Ansor Bandar Surabaya masa khidmat 2015-2018 yang diketuai sahabat Nur Kholis dengan sekretaris, Apriadi.

Joko Utomo, selaku aktivis muda NU Lampung Tengah yang juga mantan Sekretaris PC IPNU Lampung Tengah mengaku bangga sekaligus berharap gedung MWC NU ini dapat dimanfaatkan untuk kegiatan yang positif untuk mensyiarkan dakwah NU, sekaligus sebagai pusat penyebaran Islam yang Rahmatan Lil Alamin bagi lingkungan masyarakat se kecamatan Bandar Surabaya khususnya dan kabupaten Lampung Tengah pada umumnya.

Hadir dalam peresmian gedung MWC NU Bandar Surabaya antara lain; KH. Daroini Ali, S.H.I (Pengasuh Pesantren Sabilun Najah Seputih Raman), jajaran pengurus PCNU Lampung Tengah, jajaran pengurus MWCNU Bandar Surabaya, kiai-kiai pengasuh pesantren, kiai-kiai langgar/musholla, perangkat kecamatan, Polsek, perangkat kampung, Muslimat NU, GP Ansor, Fatayat NU, IPNU, IPPNU, Banser, dan lain-lain. (Akhmad Syarief Kurniawan/Mahbib)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: