MWCNU Gapura Sumenep Adakan Bahtsul Masail

Sumenep, untuk menjawab problematika hukum keagamaan di tengah masyarakat MWC NU Gapura (6/11) menggelar Bahstul Masail yang merupakan agenda pertemuan rutin bulanan yang ditempatkan di Pesantren Quen Ainul Yaqin Desa Gapura Tengah, Kecamatan Gapura, Sumenep, Jawa Timur.

“Bahstul Masail ini sebagai  ruang silaturahmi dan mampu memperkokoh ukhuwah jam’iyah NU sehingga terus peka terhadap permasalahan masyarakat kemudian dipecahkan melalui hukum fiqh,” ungkap KH. Moh Ma’ruf, Rais Syuriyah MWC NU Gapura dalam sambutannya yang dihadiri seluruh pengurus MWCNU Gapura dan perwakilan dari masing-masing ranting NU se-kecamatan Gapura yaitu terdiri sebanyak 17 Ranting. 

Kiai A Chadliri Bisyri, katib syuriyah MWCNU Gapura mengatakan, bahwa hasil dari Bahstul Masail ini akan dibawa ke tingkat cabang NU Sumenep karena belum menemukan keputusan final. “Hasil dari bahstul masail ini akan dibawa ke forum bahstul masail di tingkat PC NU Sumenep pada hari ahad, 8 November,” terangnya.

Tepat jam 20:00 WIB Kegiatan bahstul masail dimulai. Kiai Abd. Muhsi Mas’ud, Pengurus LBM MWCNU Gapura memimpin forum ini secara interaktif, dan penuh humor. sehingga para mujawwib saling memberikan ta’bir kuat tentang perbedaan membayar zakat fitrah dengan uang dalam madzhab syafi’i dengan hanafi, dan hukum mewakilkan perwalian kepala Kantor Urusan Agama (KUA) kepada orang lain. (Mahyudi/Fathoni)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: