NU Semampir Gelar Kajian Bulanan Kitab Sullam Safinah

Probolinggo, Demi menambah wawasan dan ilmu pengetahuan masyarakat, Ranting NU Kelurahan Semampir Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo menggelar istighotsah sekaligus kajian kitab “Sullamut Taufiq” dan “Safinatun Naja” atau kerap disebut Sullam Safinah, Senin (21/9) malam di Kantor Kelurahan Semampir.

Kegiatan yang istiqomah digelar setiap bulan sekali ini diikuti oleh 100 orang pengurus NU mulai dari lembaga, lajnah dan badan otonom (banom). Selain itu, turut serta pula para takmir masjid dan guru ngaji se-Kelurahan Semampir.

Ketua Tanfidziyah Ranting NU Semampir Abdul Sahid mengatakan, istighotsah dan kajian kitab Sullam Safina ini bertujuan untuk menambah wawasan masyarakat akan ilmu pengetahuan, utamanya ilmu agama. Setidaknya dengan kegiatan ini ada semacam perubahan yang signifikan terhadap kualitas ibadah dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga melalui kegiatan ini bagaimana ke depan NU bisa menjalankan program sesuai dengan visi dan misinya. Sehingga keberadaan NU benar-benar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” harapnya.

Menurut Sahid, kajian kitab Sullam Safinah dilaksanakan di tiap-tiap pengurus ranting NU secara bergantian dan diikuti oleh segenap pengurus. Hanya setiap 4 bulan sekali, Lurah Semampir menginginkan kegiatan tersebut ditempatkan di kantor Kelurahan Semampir. “Alhamdulillah, setiap pertemuan pesertanya selalu bertambah dan hingga kini sudah mencapai seratusan lebih,” jelasnya.

Kegiatan ini digelar di sela-sela Turba (turun ke bawah) yang digelar Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Kraksaan. “Selain memberikan kajian juga bisa menyerap aspirasi masyarakat dan memberikan ilmu pengetahuan kepada masyarakat,” terangnya.

Tidak hanya sekedar memberikan kajian saja, tetapi dalam kesempatan tersebut juga dilakukan tanya jawab dan diskusi yang berkaitan dengan tema yang sedang dibahas dalam kitab tersebut. Kajian kitab Sullam Safina ini dipimpin oleh Wakil Rais Syuriyah MWCNU Kecamatan Kraksaan KH Wahid Umar.

Sementara Lurah Semampir Yudi Hartanto menyambut baik kegiatan ini dengan harapan bisa semakin mempererat tali silaturahim antara masyarakat dan tokoh agama di Kelurahan Semampir pada khususnya dan Kecamatan Kraksaan pada umumnya.

“Mudah-mudahan kegiatan semacam ini bisa terus istiqomah dilakukan dan lebih ditingkatkan lagi. Biasanya hanya tiap 4 bulan sekali bisa menjadi 2 bulan sekali. Sehingga bisa lebih saling komunikasi dan sharing ilmu demi kemajuan pembangunan di Kelurahan Semampir,” ungkapnya. (Syamsul Akbar/Mahbib)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: