NU Waykanan Doakan Qurma Shuffah Maslahat

Waykanan,
Yayasan Shuffah Blambangan Umpu sebagai yayasan pengemban Tabungan Qurma atau Qurban Jama-Jama (bersama-sama). Pada Hari Raya Idul Adha tahun ini dari program tersebut diperoleh dua sapi yang rencananya hasil penyembelihan akan disalurkan melalui badan otonom dan Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) setempat.

“Tabungan Qurma semoga bisa bertambah tidak satu atau dua saja supaya bisa bermanfaat bagi warga membutuhkan. Kuatkan jaringan agar tahun depan bisa meningkat,” ujar Ketua PCNU Waykanan KH Nur Huda, di Blambangan Umpu, Waykanan, Rabu (23/9).

Qurma mulai dilaksanakan oleh Yayasan Shuffah tahun 2014. Tujuannya antara lain meringankan biaya kurban karena bisa dicicil, mengeratkan ukhuwah dan kasih sayang sesama dan menjamin adanya pasar bagi peternak kecil.Para peserta Qurma menabung Rp200.000 setiap bulan atau membayar langsung Rp2,4 juta tiap tahun.

Hasil dari Qurma selanjutnya bisa dibelikan satu ekor sapi jika ada tujuh orang atau tergantung kesepakatan nasabah. Sisa uang pembelian hewan kurban digunakan untuk membantu beberapa anak yatim piatu yang disekolahkan Yayasan Shuffah Blambangan Umpu.

“Program tersebut baik dan bernilai ibadah. Saya siap menyampaikan program tersebut kepada rekan-rekan dan tetangga,” ujar Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Pemerintah Kabupaten Waykanan, Ixuan Ahmadi yang menjadi salah satu peserta Qurma.

Senada, Ixuan, Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pendidikan Pelatihan Pemerintah Kabupaten Waykanan Abu Kori juga mengapresiasi positif Tabungan Qurma.

“Program tersebut bagus dan bermanfaat sehubungan mengajak orang yang niat berkurban untuk bisa melaksanakan perintah agama dan memperhatikan orang-orang tidak mampu. Angsuran tabungannya juga ringan. Saya tentu akan berpartisipasi menyampaikan Qurma kepada orang-orang yang dikenal,” kata Abu.

Saat ini, sejumlah anak yatim dan kurang mampu di Waykanan disekolahkan dan dikuliahkan oleh Yayasan Shuffah. “Semangat Qurma itu untuk beribadah dan sosial, bukan untuk mencari keuntungan,” ujar Huda menambahkan.
Menurut alumni Universitas Gajah Mada Yogyakarta itu pula, atas permintaan Ketua PC GP Ansor Waykanan Gatot Arifianto, sapi Qurma disalurkan ke PAC GP Ansor Pakuan Ratu serta Ketua PCNU Waykanan KH Nur Huda selaku tokoh agama di Kecamatan Kasui untuk dipotong pada 10 Dzulhijah 1436 H dan dibagikan bagi masyarakat setempat membutuhkan. (Syuhud Tsaqafi/Mahbib)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: