Organisasi Kader Tak Boleh Dikelola Asal Kumpul

Serang, NU Online
Ketua Pimpinan Wilayah Fatayat NU Banten Hj Miftahul Janah mengatakan, pada Ramadhan tahun ini banom NU yang dipimpinnya melakukan Latihan Kader Lanjutan (LKL) bagi seluruh pengurus dan Cabang se-provinsi tersebut.

Hal ini dilakukan sebagai pemenuhan tuntutan sebuah organisasi kader sebab LKL adalah sebuah jenjang kaderisasi yang harus dilaksanakan Pimpinan Wilayah. “Kegiatan itu untuk  memperjelas arah organisasi mulai dari visi, misi, nilai dan peran-perannya; bagaimana kesalingterhubungan dan penerapannya,” katanya melalui  siaran pers yang diterima NU Online Ahad (5/7).

Menurut dia, organisasi seperti Fatayat NU tidak boleh dikelola dengan sporadis, asal kumpul dan yang penting jalan, namun organisasi pengkaderan maka tanggung jawab organisasi lebih dari sekedar organisasi perkumpulan saja.

Perempuan yang akrab disapa Mifta ini menambahkan, ada tangung jawab yang lebih besar dari organisasi dan kader terhadap ketercapaian dan arah komponen-komponen di atas. Terdapat hubungan timbal balik antara organisasi dan kader.

“Kader memerlukan perangkat organisasi yang jelas dan tertib dan organisasi membutuhkan kader yang visioner, mau bekerja dan mengerti prinsip-prinsip dalam berorganisasi,” tegasnya.

LKL Fatayat NU Banten dilaksanakan pada Rabu 1 Juli 2015/14 Ramadlan 1436 H di gedung PWNU Banten di Kota Serang. Pada kesempatan itu, hadir Ketua PWNU Banten H Makmur Masyhar. Ia menyampaikan sambutan dan membuka acara.

Dari Pimpinan Pusat Fatayat NU, hadir Hj. Margaret Aliyatul Maimunah yang memberikan materi pengkaderan. Narasumber yzng intelektual muda NU Banten KH Subhan Mughni MA yang memberikan arah pentingnya khittah nahdliyah sebagai guidance arah perjuangan ke-NU-an bagi seluruh kader Fatayat NU dalam kiprahnya di masyarakat. Sementara Ufi Ulfiah sebagai fasilitator.

Mifta berharap, LKL ini diharapkan memiliki dampak positif dalam hal penguatan kaderisasi dan peningkatan kapasitas kader, yang diharapkan output dari kegiatan ini terwujudnya peningkatan kader, berkembangnya organisasi menjadi lebih maju atau mampu berada dalam tahapan organisasi berkelanjutan.

Secara khusus, sambung dian, kegiatan ini bertujuan mereview dan merefleksi Fatayat NU Banten, meningkatkan kapasitas pengurus wilayah dan cabang dalam mengembangkan organisasi Fatayat NU di wilayah masing-masing. Serta menghimpun masukan untuk proses pengkaderan Fatayat NU di masing-masing kabupaten dan kota. (Red: Abdullah Alawi)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this:
:)