Pantun Menpora di Kongres Fatayat NU

Surabaya, Menteri Pemuda dan Olahraga HM Imam Nahrawi menyajikan hal unik ketika menyampaikan materi di arena Kongres Ke-15 Fatayat, Sabtu (19/9) malam. Ia berpantun sebelum memulai presentasi.

“Saya ingin berbagi sebuah pantun sebelum berbagi yang lain. Setelah itu nanti saya akan berbagi materi untuk anggota Fatayat,” ujar Imam Nahrowi mengawali pidatonya di hadapan peserta kongres.

“Ada pemuda ada pemudi
Sumpah ke sana sumpah ke sini
Mumpung muda sebelum mati
Banyaklah senyum juga berbagi.”

Mendengar pantun sang menteri, tepuk tangan para anggota Fatayat pun membahana memenuhi Aula Mina Gedung Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Shobibah Rohmah, istri Menteri yang setia menemani pun tersenyum simpul.

Tiba-tiba Imam Nahrowi sengaja ‘mengerjai’ istrinya di hadapan hadirin untuk berdiri setelah diperkenalkan. Karena sang istri sebelumnya telah berdiri saat diperkenalkan oleh moderator. “Ayo berdiri lagi. Nah, inilah mantan pacar saya,” kata Imam jenaka.

Istri menteri pun akhirnya berdiri dengan tersipu malu. Sontak, tepuk tangan meriah kembali membahana di arena seminar. Meski waktu kian beranjak larut malam, suasana bertambah cair dan santai menyusul beberapa pantun yang dibacakan Imam Nahrawi.

Inilah aneka pantun Menpora Imam Nahrawi selengkapnya:

Beli bahan buat baju
Belinya di pasar Kemiri
Kalau Fatayat mau maju
Bela Aswaja sampai mati
    
    Bunga selasih dalam jambangan
    Tampak berkilau menambah seri
    Terima kasih kami ucapkan
    Untuk Fatayat yang selalu di hati

Ingin berlibur melihat angsa
Sambil berperahu di sungai Musi
Satukan cinta satukan rasa
Fatayat peduli beri solusi
    
    Manis rasanya batang tebu
    Manis hati membuat tawa
    Apa kabar sahabat Fatayat NU
    Semoga hari ini baik semua

Duduk termenung hati terpekur
Minum es sambil berseduh
Dalam hati kita bersyukur
Semoga kongres Fatayat NU sukses selalu. (Musthofa Asrori/Mahbib)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: