PBNU: Ma’arif Harus Perkuat Madrasah dan Sekolah Unggulan

Semarang, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta Lembaga Pendidikan Ma’arif NU terus melakukan konsolidasi dalam rangka mengembangkan madrasah dan sekolah menjadi lebih baik dan bermutu. Dengan demikian, Ma’arif NU  akan mampu mendorong anak didik menjadi pribadi berkarakter.

Ketua PBNU H Hanief Saha Ghofur menyampaikan hal itu dalam acara pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Satuan Komunitas (Sako) Pramuka dan Raker Pimpinan Pusat LP Ma’arif NU di Pondok Pesantren al-Ittihad Poncol, Kecamatan Beringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (31/10).

Hanief mengatakan, tugas LP Ma’arif NU adalah mengembangkan madrasah dan sekolah supaya menjadi pilar pendidikan NU yang paling kuat. Ke depan, imbuhnya, lembaga pendidikan NU harus lebih kuat dan lebih baik

“PBNU telah merencanakan dan mendesain road map madrasah unggulan dan bermutu seperti amanat Muktamar NU di Jombang kemarin. Namun, semua ini keberhasilannya bergantung pada Ma’arif, bagaimana supaya kelembagaan, madrasah dan sekolah NU menjadi kuat,” tandasnya.

Di depan ratusan peserta dan tamu undangan, Hanief mengutarakan, untuk memperkuat madrasah harus dilakukan upaya peningkatan mutu, penguatan kelembagaan, sumber daya manusia, dan daya dukung kapasitas pendidikan.
 
“Menjadi madrasah bermutu harus didukung sistem dan manajemen yang baik dan tertib serta siap berkompetisi atau bersaing dengan yang lain,” ujarnya.
 
Ia menambahkan, PBNU akan terus mengawal dengan meningkatkan mutu warganya melalui pendidikan. Karena salah satu indikator keberhasilan program PBNU adalah tercapaianya peningkatan mutu madrasah/sekolah ungulan baik yang bertaraf nasional maupun internasional.

“Kita patut berbangga, orang lain orang lain mengakui madrasah-sekolah kita bermutu. Dan,  itulah puncak dari seluruh keberhasilan pendidikan NU,” tandas Hanief.

Kegiatan PP LP Ma’arif yang berlangsung selama dua hari Sabtu-Ahad (31/10-1/11) ini memiliki dua agenda yakni Rapat kerja lembaga Maarif dan Rakernas Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif. Hadir dalam pembukaan, Rais PWNU Jateng KH Ubaidillah Shodaqoh, Ketua PP LP Ma’arif HZ Arifin Junaidi, dan peserta rakernas Sako Pramuka serta ratusan tamu undangan lainnya. (Qomarul Adib/Mahbib)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: