Pedagang Terlalu Banyak, Stan Kongres Fatayat NU Kewalahan

Surabaya, Puluhan pedagang tidak bisa berbuat banyak ketika Wahyudi, panitia penanggung jawab stan di acara Konggres Fatayat NU XV di Asrama Haji Surabaya, Jawa Timur, Jumat (18/9), menjalakan tugasnya.

Panitia memang menyediakan lapak khusus bagi para pedagang yang hendak berjualan. Namun, karena terbatasnya persediaan ruang bagi pedagang yang ternyata sangat banyak membuat panitia terpaksa mengambil langkah penertiban.

“Kebanyakan para pedagang ini masuk ke stan yang sebenarnya sudah dipesan oleh orang yang sudah konfirmasi,” ucap Wahyudi.

Kemudian, lanjutnya, mereka dengan sengaja membuka lapak, tanpa menghiraukan imbauannya. “Padahal saya bisa memanggil Banser untuk menertibkanya,” katanya.

Kejadian ini dimulai ketika para pedagang gelisah, karena dari pagi sampai malam ini tidak menemukan tempat untuk membuka daganganya. “Di acara nasional ini tidak diperbolehkan berjualan sembarang tempat, kita menyediakan tempatnya dengan membayar sewa 2 juta per stan,” kata wahyudi.

Para pedagang hanya bisa pasrah atau mencari tempat alteratif untuk dapat berjualan. Apalagi, terkait ongkos sewa stan tersebut, sebagian dari mereka mengaku keberatan. “Waduh, bingung saya mas, 2 juta,” keluh satrio pedagang gelang. (Ahmad Syaefudin/Mahbib)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: