Pelajar NU NTB Pertemukan Anggota MPR RI dengan Santri

Lombok Barat,
Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat resmi dilantik pada Ahad (15/11) di Pondok Pesantren Abhariyah Jerneng Labuapi Lombok Barat.

Sehari kemudian, senin (16/11), di tempat yang sama, kedua organisasi pelajar NU tersebut mempertemukan santri dengan salah seorang anggota MPR RI, H. Muhammad Lutfi.

H Muhammadi Lutfi dihadirkan dalam rangka “Rapat Dengar Pendapat dengan Santri” dan Sosialisai 4 Pilar Kebangsaan. Sekitar 200-an santri aktif menjadi peserta dalam kegiatan tesebut.

“Harus diakui bahwa selama ini Pondok Pesantren sudah banyak berkontribusi di negara ini,” katanya.

Rapat seperti ini, kata pria yang akrab disapa Bang Lutfi, terlebih kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, sangat tepat dilaksanakan di pondok pesantren.

Negara, lanjutnya, mestinya melihat keberadaan pondok pesantren ini sebagai aset yang diperhitungkan negara ini. Sebab santri-santri yang ada di pondok pesantren sudah dibekali wawasan keilmuan Agama dan wawasan kebangsaan.

“Kualitas beragama, bernegara memang tanpa disadari itu semua terbangun melalui pendidikan pesantren,” tegas pria kelahiran Bima NTB ini.

Selaku anggota DPR/MPR RI menurutnya Prihatin melihat bagaiman nasib pondok pesantren. Karenanya ia siap bahwa tahun depan akan berusaha  mengawal kebutuhan pesantren.

“Pondok pesantren bila dibandingkan dengan sekolah-sekolah pada umumnya, posisinya sama, tidak boleh dinomorduakan,” tegasnya di hadapan santri yang hadir (Hadi/Abdullah Alawi)

 

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: