Pemuda Sumenep Budayakan Shalawat Rijalul Ansor

Sumenep, Gerakan Pemuda Ansor dan shalawat tak ubahnya dua sisi mata uang. Keduanya nyaris mustahil dipisahkan. Apalagi, sejarah kerasulan juga terpatri dalam namanya.

Hal demikian ditegaskan tokoh pemuda Sumenep, Jawa Timur, Moh Qudsi saat dihubungi , Kamis (29/10) malam. Menurutnya, nama GP Ansor bisa digarispadankan dengan spirit hijrahnya Rasulullah dari Makkah ke Madinah 1437 silam.

“Dalam hijrah tersebut, Rasulullah disambut dengan shalawat Badar oleh kaum Ansor di Madinah. Kata Ansor, sudah melegenda dalam sejarah Islam,” tegas Moh Qudsi yang tak lain merupakan Ketua PAC Ansor Pragaan, Kabupaten Sumenep.

Karena itulah, GP Ansor Pragaan punya program Majelis Zikir dan Shalawat Rijalul Ansor. Kegiatannya berupa shalawat, yasinan, tahlilan, dan pengajian dari MWCNU Pragaan.

“Tempatnya berpindah-pindah; dari masjid ke masjid, dari mushala ke mushala yang ada di kampung. Dilaksanakan tiap setengah bulan,” tandasnya.

Sejauh ini, majelis Zikir dan Shalawat Rijalul Ansor GP Ansor Pragaan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Bahkan, menjadi inspirasi bagi organisasi kepemudaan lainnya yang terdapat di Kabupaten Sumenep. (Hairul Anam/Mahbib)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: