Pergunu dan Ansor Bantu Pelajar NU Masuk Perguruan Tinggi

Waykanan,
Persatuan Guru Nahdlatul Ulama Waykanan mendukung program Pesantren Kilat Bimbingan Belajar Pasca Ujian Nasional (Sanlat BPUN) GP Ansor setempat. Keduanya telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman untuk membantu para pelajar NU melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya.

Penandatangan dilakukan Ketua Pergunu Ali Tahan Uji dan Ketua GP Ansor Gatot Arifianto di sela perhelatan Festival Bhineka Tunggal Ika berlangsung di SMAN 2 Blambangan Umpu, kampung Sidoarjo, kecamatan Blambangan Umpu, Rabu (18/11).

Pada tahun 2015, demikian Ali menjelaskan latar belakang nota kesepahaman, GP Ansor Waykanan menggelar Sanlat BPUN dan meloloskan lima pelajar masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan mendapat beasiswa.

“Tujuan utama program ini ialah mengantarkan siswa-siswa kurang mampu memasuki PTN melalui jalur SBMPTN dengan program studi beragam. Kami rasa itikad baik Ansor harus direspon untuk semakin banyak meloloskan pelajar Waykanan memasuki PTN. Inilah upaya kecil kami, warga NU untuk Waykanan,” ujar Ali lagi.

Secara garis besar, BPUN berbicara tiga hal, pendidikan, kepemimpinan, dan keberagamaan yang ramah.

Sebagaimana diketahui, Pergunu merupakan organisasi profesi yang mewadahi para ustadz, guru, dan dosen NU yang dirintis mulai 1952. Secara singkat, Pergunu dalam khidmat dan kiprahnya diharapkan sebagai penggerak intelektual dan sekaligus sebagai penggerak peradaban. (Disisi SF/Alhafiz K)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: