Pimpin Ansor Brebes, Abdul Haris Tekad Hidupkan Ranting

Brebes,
Abdul Haris dari desa Limbangan Kulon didaulat memimpin kepengurusan PAC GP Ansor Brebes untuk periode 2015-2018. Forum konferensi yang berlangsung di MI Al-Falah Kaligangsa Kulon, Brebes, Ahad (13/9), memintanya untuk menghidupkan beberapa ranting Ansor yang belum terbentuk.

“Amanat ini, akan kami pegang teguh dan kami laksanakan dengan sekuat tenaga, pikiran, dan hati,” tutur Haris. 

Ia meminta bantuan seluruh kader Ansor sekecamatan Brebes agar bisa menggerakkan organisasi dengan baik dan membawa manfaat bagi Ansor dan Nahdliyin di kecamatan Brebes.

Dalam agenda kepemimpinannya, Haris menyatakan fokus pada kegiatan Rijalul Ansor di setiap ranting, kaderisasi agar terbangun 23 Ranting. Sementara hingga kini baru 17 ranting yang aktif. “Kegiatan ekonomi produktif seperti perdagangan dan pengembangan usaha lainnya juga akan kami giatkan,” tekadnya.

Konferensi dibuka Rais Syuriyah MWCNU Brebes KH Romli Zawawi. Ia mengharapkan Ansor menjadi pejuang NU di garis terdepan. Untuk itu, di dalam kiprahnya harus diniati berjuang dan beribadah. Juga harus menjaga tradisi NU yang sangat akhir-akhir mendapat tantangan tidak ringan.

Ketua panitia konferensi Nuryanto menjelaskan, kegiatan yang berlangsung dua hari juga dimeriahkan dengan Festival Rebana dan Dai Muda sekabupaten Brebes. Setelah diadakan penjurian yang cukup ketat, juara lomba Dai Muda diraih oleh Syamsul Hadi Athoillah dari dukuh Bugel Pandansari kecamatan Wanasari. Juara 2 direbut Niki Safanatul Maula dari Jatibarang. Juara 3 Hadi Syaputra dari Kaligangsa Kulon, Brebes.

Sedangkan juara 1 Festival Rebana diraih tim hadroh Nida Ansori dari Siasem Wanasari. Juara 2 tim hadroh Arrofah Kaligangsa Kulon Brebes, Juara 3 tim hadroh Nurusyifa dari Kedunguter Brebes. Para juara mendapatkan sejumlah uang pembinaan dan piala dari panitia. (Wasdiun/Alhafiz K)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: