PMII Umaha Kader Mahasiswa Baru Jadi Generasi Inklusif

Pasuruan, Di tengah isu intoleransi di Indonesia tahun 2015 ini, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Ma’arif Hasyim Latif (Umaha) Sidoarjo mengadakan Mapaba (Masa Kesetiaan Anggota) ke-14 dengan mengangkat tema “Mewujudkan Generasi Intelektualis, Inklusif dan Demokratis”.

Mapaba kali ini dilaksanakan pada Jumat hingga Ahad, 13-15 November 2015, di Pondok Pesantren Al-Karomah Ketanireng Prigen, Pasuruan, Jawa Timur. Sedikitnya 60 mahasiswa mengikuti masa penerimaan angota baru PMII tersebut.

Selama dua hari, para peserta mendapatkan materi seputar ke-PMII-an, Islam Nusantara (ke-Aswaja-an), nilai dasar pergerakan (NDP), sejarah negara bangsa Indonesia, mahasiswa dan tanggung jawab sosial, serta studi gender.

Ketua komisariat PMII Umaha Doni S Nugroho berharap, kampus yang baru saja resmi menjadi universitas itu dapat menjadi punggawa penting dalam mewujudkan kerukunan antarumat beragama. “Dimulai dengan mengader maba (mahasiswa baru) menjadi agen ‘penular ajaran’ Ahlussunnah wal Jamaah An-nahdliyah dengan Mapaba PMII ke-14 ini, Umaha mampu menjadi punggawa,” harap Doni, Senin (16/11).

Ketua PC PMII Sidoarjo Gigin Anggi Zuarinsa mengungkapkan, pihaknya berupaya membantu pengurus komisariat agar 60 orang tersebut tetap utuh hingga menjadi kader di dalam proses PKD (Pelatihan kader dasar) selama 6 bulan ke depan.

“Insya Allah kami akan launching buku kendali pengembangan diri anggota untuk memonitor sejauh mana keyakinan anggota menjadi anggota mu’taqid PMII. Penilaian tersebut berdasarkan kompetensi kognitif, afektif, dan psikomotorik,” ungkap Gigin. (Moh Kholidun/Mahbib)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: