Polisi Geledah Apartemen Penembak Pameran Kartun Nabi Muhammad di Texas

Garland – Polisi dan Biro Penyelidik Federal (FBI) menggerebek sebuah apartemen di Arizona, yang diduga tempat tinggal Elton Simpson, pada Senin, 4 Mei 2015 waktu setempat atau Selasa dini hari, 5 Mei 2015. Simpson adalah satu dari dua orang bersenjata yang melepas tembakan di luar gedung pameran yang memajang karikatur Nabi Muhammad di Texas, Amerika Serikat, Ahad, 3 Mei 2015.

Polisi dan agen federal telah merencanakan pengamanan pameran itu berbulan-bulan sebelum acara di Garland, Dallas, itu dibuka. Pameran itu digelar oleh American Freedom Defense Initiative (AFDI), organisasi kebebasan berpendapat yang juga digambarkan sebagai kelompok pembenci. AFDI membayar aparat keamanan US$ 10.000 atau sekitar Rp 130 juta untuk perlindungan tambahan.

Pameran AFDI itu bertajuk “Pameran Seni dan Lomba Muhammad” dan menawarkan hadiah sekitar Rp 130 juta bagi kartun terbaik yang menggambarkan Sang Nabi. Penggambaran Nabi Muhammad dianggap menghina Islam dan seniman Barat yang menggambarkan Sang Nabi telah membuat marah kaum Muslim dan memicu ancaman dan serangan dari kelompok garis keras.

Dua penembak itu memakai pelindung dan membawa amunisi ekstra di mobilnya. Mereka sempat melukai seorang penjaga keamanan sebelum keduanya ditembak mati oleh seorang polisi. Menurut Joe Harn, juru bicara polisi Garland, tak ada bom di kendaraan mereka.

Dua penegak hukum, yang menolak disebut namanya, mengatakan satu dari penembak itu adalah Elton Simpson. Dia sudah dipantau FBI sejak 2006 dan didakwa berbohong kepada agen FBI soal keinginannya untuk bergabung dengan kelompok jihadis di Somalia. Pengadilan kemudian memvonis Simpson 3 tahun masa percobaan dan membayar denda sekitar Rp 1,8 juta.

Blok apartemen dua lantai di Phoenix itu telah ditandai dengan garis polisi. Perryn Collier, juru bicara FBI Phoenix, membenarkan agen-agennya berada di Autumn Ridge Apartments yang berhubungan dengan penembakan di Texas. Tapi, belum jelas apakah keduanya tinggal di apartemen itu atau mereka tinggal bersama di sana.

Sumber: Tempo

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

%d bloggers like this: