PWI Jombang Sediakan Posko untuk Wartawan Muktamar

Jombang, Muktamar ke-33 NU di Jombang yang bakal digelar 1-5 Agustus 2015 mendapat perhatian berbagai kalangan. Tak ketinggalan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Organisasi profesi wartawan ini menyatakan kesiapannya turut menyukseskan perhelatan akbar NU itu.

“Sebagai organisasi profesi, PWI Jombang khususnya akan ikut mensyukseskan kegiatan Muktamar NU yang ada di Jombang. Kita sudah komunikasikan dengan panitia daerah dalam hal ini Gus Ipul,” ujar Yusuf Wibisono, Ketua PWI Jombang, Rabu (8/7), usai koordinasi dengan seluruh anggota di Grama Media Jl KH Wahid Hasyim, Jombang, Jawa Timur.

Ia mengatakan, menyongsong penyelenggaraan forum Musyawarah tertinggi NU tersebut, pihaknya mengadakan kegiatan “Bakti PWI untuk Muktamar ke-33 NU”. Salah satunya adalah memberikan informasi dan publikasi bagi masyarakat terkait agenda NU di kota santri.

“Di samping memang sudah tugasnya mempublikasikan informasi, teman teman wartawan juga akan mendirikan posko untuk pekerja pers yang melakukan peliputan di arena Muktamar NU,” imbunya seraya mengatakan, Jombang merupakan kota kelahiran tokoh tokoh besar pendiri NU seperti KH Hasyim Asyari, KH Wahab Hasbullah dan KH Bisri Syansuri dan juga Gus Dur.

Posko wartaman Muktamar NU ini, tambah Yusuf, akan menempati gedung Media Center di Jalan KH Wahid Hasyim yang merupakan kantor PWI Jombang.  “Kebetulan gedung PWI ini lokasinya sangat dekat dengan lokasi utama yakni yang ada di alun alun Jombang, hanya sekitar 300 meteran. Temen-temen media yang melakukan peliputan baik dari media nasional maupun internasional bisa ngepos di sini, dan akan akan disediakan tenda, serta fasilitas pendukung seperti jaringan internet yang memadai untuk memudahkan mereka bekerja,” tandasnya.

Bahkan, masih menurut Yusuf, Kantor PWI Jombang dikatakannya bisa digunakan untuk beristirahat bagi  para awak media. “Insyaallah juga akan disediakan ruangan tempat tidur dan kamar mandi, termasuk kopi biar temen-temen bekerja bisa nyaman,” tandasnya. (Muslim Abdurrahman/Mahbib)

 

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: